Baru saja saya mengamati USD/INR dengan cermat, dan ada banyak hal lagi yang terjadi—bukan sekadar hiruk-pikuk tarif Trump. Yang menarik perhatian saya adalah bagaimana situasi Venezuela sebenarnya sedang membentuk ulang keseluruhan gambaran pasar minyak. Dengan AS yang berpotensi merestrukturisasi industri minyak Venezuela, dan cadangan besar sebesar 303 miliar barel yang ikut berperan, kita sedang melihat potensi pergeseran pasokan yang bisa menjatuhkan global crude. Tapi yang menarik adalah ini—India mengimpor 85% energinya, jadi jika harga minyak turun, secara teori itu harus membantu rupee. Namun saat ini yang terlihat justru sebaliknya. Rupee menyentuh level terendah dua minggu mendekati 90,50 terhadap dolar akibat maraknya sentimen risk-off geopolitik dan ancaman tarif Trump terhadap impor dari India. FIIs juga sedang keluar besar-besaran. Permainan utamanya di sini adalah memantau bagaimana arus dari Venezuela ke INR melalui kompleks energi. Jika crude benar-benar turun, itu akan menjadi penyelamat bagi rupee. Jika ketegangan geopolitik terus meningkat, kita bisa kembali menuju level tertinggi sepanjang masa 91,55. Dolar sedang diperdagangkan dengan volatilitas pekan ini, dengan data NFP yang akan rilis Jumat.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan