Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Pengadilan Tinggi HP: Delimitasi Panchayat ilegal tidak akan berlaku untuk pemilihan
(MENAFN- AsiaNet News)
Pengadilan Tinggi Himachal Pradesh telah menyatakan bahwa setiap penetapan batas (delimitation) terhadap Gram Panchayat yang dilakukan tanpa mematuhi prosedur yang ditetapkan oleh undang-undang adalah “secara nyata ilegal”, sambil menerbitkan arahan penting menjelang pemilihan panchayat yang akan datang di negara bagian tersebut.
Majelis Hakim (Division Bench) yang terdiri dari Hakim Vivek Singh Thakur dan Hakim Ranjan Sharma telah memutuskan sekelompok permohonan, termasuk Mahila Mandal of Village Umri vs State of HP, serta menekankan kepatuhan yang ketat terhadap Himachal Pradesh Panchayati Raj Act dan Rules, 1994.
Pengadilan Mengamanatkan Proses Penataan Ulang Dua Tahap
Majelis menegaskan bahwa proses pembentukan, pemekaran dan penataan batas Panchayat harus mengikuti mekanisme dua tahap. Sementara pemerintah negara bagian bertanggung jawab atas penataan ulang di bawah Bagian 3 dari Undang-Undang, Pejabat Komisaris Deputi (Deputy Commissioner) yang terkait harus melakukan penetapan batas konstituensi teritorial di bawah Bagian 124.
Batas Waktu yang Ketat untuk Proses Delimitation
Dengan menekankan sifat wajib dari prosedur tersebut, pengadilan mencatat bahwa penggunaan kata “shall” dalam Election Rules mencerminkan maksud legislasi yang mengikat. Pengadilan kembali menegaskan bahwa Rule 5 mempersyaratkan periode pemberitahuan tujuh hari setelah publikasi usulan delimitation, Rule 6 menyediakan tujuh hari untuk penyelesaian keberatan oleh Deputy Commissioner, dan Rule 10 memberikan jendela sepuluh hari untuk mengajukan banding sebelum Divisional Commissioner, yang harus memutuskan dalam waktu 15 hari.
Dampak Putusan terhadap Pemilu Panchayat yang Akan Datang
Pengadilan memutuskan bahwa setiap upaya delimitation yang dilakukan setelah 13 Februari tanpa mengikuti prosedur-prosedur tersebut tidak akan berlaku untuk pemilihan yang akan datang. Dalam kasus-kasus tersebut, pemilu harus dilaksanakan berdasarkan batas Panchayat dan statusnya sebagaimana yang ada pada siklus pemilihan sebelumnya.
Dengan memperjelas lebih lanjut, Majelis menyatakan bahwa bahkan jika penataan ulang Panchayat pada dasarnya sah, kegagalan mematuhi ketentuan delimitation akan menunda pelaksanaannya hingga siklus pemilihan berikutnya. Hanya penataan ulang yang diumumkan sebelum 13 Februari dan diselesaikan sesuai aturan yang akan dipertimbangkan untuk daftar pemilihan pada pemilihan saat ini.
Pengadilan Memerintahkan Finalisasi Jadwal Pemilihan
Dengan memperhatikan urgensi jadwal pemilihan, pengadilan memerintahkan pemerintah negara bagian untuk memfinalkan dan mempublikasikan daftar pemilihan pada 7 April. Pengadilan juga memerintahkan agar seluruh proses pemilihan diselesaikan dalam tenggat waktu yang ditetapkan oleh Mahkamah Agung dalam kasus Principal Secretary vs. Dikken Kumar Thakur.
Namun, Majelis menahan beberapa isu yang berkaitan dengan validitas penataan ulang tertentu untuk diadili pada waktu mendatang.
(Except for the headline, this story has not been edited by Asianet Newsable English staff and is published from a syndicated feed.)
MENAFN01042026007385015968ID1110932033