Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Iran Konfirmasi Menerima Pesan, Siap Untuk 'Segala Jenis Serangan'
(MENAFN- AsiaNet News)
Kementerian Luar Negeri Iran telah mengonfirmasi bahwa Teheran telah “menerima pesan melalui perantara” dan bahwa komunikasi-komunikasi ini saat ini sedang ditinjau, demikian laporan Al Jazeera, dengan mengutip kantor berita IRIB negara tersebut. Juru bicara kementerian tersebut menanggapi ketegangan yang sedang berlangsung, menekankan bahwa pemerintah sedang dengan cermat mengevaluasi isi pesan-pesan itu di tengah krisis regional yang lebih luas. “Yang penting bagi bangsa Iran adalah mempertahankan diri dari agresi ini, dan kami siap untuk segala jenis serangan, termasuk serangan darat,” demikian pernyataan pejabat itu, menurut laporan tersebut.
Saluran Diplomatik dan Penyangkalan
Dalam penilaian yang lugas terhadap perang yang sedang berlangsung yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menjelaskan lebih lanjut sikap Teheran terkait diplomasi dan kesiapsiagaan militer dalam sebuah wawancara dengan Al Jazeera. Araghchi mengonfirmasi bahwa komunikasi langsung dengan Amerika Serikat telah terjadi melalui Steve Witkoff, utusan khusus Washington. Namun, ia tegas menyatakan bahwa pertukaran tersebut tidak setara dengan negosiasi formal. Menepis klaim dari Washington dan pejabat-pejabat Barat bahwa pembicaraan sedang berlangsung, Araghchi mengatakan, “Saya menerima pesan dari Witkoff secara langsung, seperti sebelumnya, dan ini tidak berarti bahwa kami sedang dalam negosiasi.” Ia menambahkan bahwa “tidak ada kebenaran atas klaim adanya negosiasi dengan pihak mana pun di Iran,” seraya mencatat bahwa Teheran sama sekali tidak percaya pada AS setelah negara itu menarik diri dari perjanjian nuklir 2015.
Selat Hormuz dan Tata Kelola Pasca Perang
Di luar saluran diplomatik, Araghchi membahas status strategis dan masa depan Selat Hormuz, titik rawan kritis yang menjadi jalur bagi kira-kira seperlima arus minyak dan gas dunia pada masa damai. Ia berpendapat bahwa jalur perairan itu berada dalam perairan teritorial Iran dan Oman dan harus tetap berada di bawah otoritas mereka setelah konflik berakhir. Dalam permusuhan yang sedang berlangsung, ia mempertahankan bahwa sementara selat itu terbuka untuk kebanyakan negara, selat tersebut ditutup bagi kapal-kapal dari negara-negara yang sedang berperang dengan Iran. Ia menegaskan bahwa pembatasan ini adalah langkah yang sah dan lazim untuk keamanan maritim pada masa perang. Pernyataan-pernyataannya menyoroti niat Iran untuk memainkan peran sentral dalam tata kelola pasca perang atas jalur perairan tersebut, bahkan ketika negara-negara Teluk seperti Qatar telah menuntut agar dilibatkan dalam pembahasan mengenai masa depannya.
Peringatan Terhadap Eskalasi Militer
Menanggapi prospek eskalasi militer lebih lanjut, Araghchi menolak kemungkinan invasi darat AS tetapi memperingatkan bahwa Iran sepenuhnya siap untuk mempertahankan wilayahnya. “Kami menunggu mereka,” katanya, menyiratkan bahwa setiap serangan semacam itu akan menghadapi perlawanan yang sengit. “Saya tidak pikir mereka akan berani melakukan hal seperti itu. Akan ada banyak kekuatan yang menunggu mereka,” tambahnya, sembari menyatakan harapan bahwa Washington akan menghindari melakukan “kesalahan” seperti itu.
(Kecuali untuk judul, kisah ini belum diedit oleh staf Asianet Newsable English dan diterbitkan dari umpan tersindikasi.)
MENAFN01042026007385015968ID1110932792