Sebuah Taruhan Crypto Whale Ethereum US$2,6 Miliar Menghadapi Perangkap yang Sama yang Pernah Picu Crash 43%



Harga Ethereum
ETHUSD
diperdagangkan di sekitar US$2.055 pada 3 April, berada di dalam channel naik pada grafik 8 jam yang telah membimbing pergerakan harga sejak 24 Februari.

Channel ini menjadi satu-satunya struktur bullish yang bertahan untuk ETH sejak crash di awal Februari. Tapi, tiga sinyal di balik layar—keraguan smart money, divergensi RSI bearish, serta pola whale yang secara historis gagal mencegah koreksi—menandakan bahwa keberlangsungan channel ini semakin diragukan.

Smart Money Meniru Pola yang Terjadi sebelum Crash 43%

Smart Money Index (SMI), yaitu indikator yang melacak perilaku investor yang paham pasar, kini bergerak rapat dengan garis sinyalnya pada grafik 8 jam. Kedua garis ini saling menempel, menunjukkan bahwa para pelaku pasar yang paham belum mengambil keputusan arah. Kemunculan candle doji dalam timeframe 8 jam juga mengonfirmasi keraguan yang sama di level harga ini, saat pembeli dan penjual belum bisa menguasai pasar dalam dua sesi terakhir.

Mau dapat insight token lain seperti ini? Daftar Newsletter Harian Crypto Editor Harsh Notariya di sini.

Hal ini penting sebab pola serupa nyaris identik pernah muncul di awal Januari. Indikator smart money Ethereum menempel pada garis sinyal selama beberapa sesi, sebelum akhirnya melepas ikatan dan turun setelah sempat naik sebentar. Pada periode itu, harga Ethereum anjlok 43% dari puncak US$3.042 pada 28 Januari menjadi US$1.742 pada 6 Februari. Kondisi datar saat ini juga membawa pola struktur yang sama.

Relative Strength Index (RSI), sebuah oscillator momentum, juga memperkuat peluang bearish. Dari 25 Februari hingga 1 April, harga pada grafik 8 jam menorehkan higher high di dalam channel naik. Namun, RSI justru membentuk lower high pada periode yang sama. Divergensi bearish standar tersebut menjadi sinyal momentum harga yang mulai melemah.

Sejak divergensi tersebut terkonfirmasi, harga ETH sudah mulai koreksi. Kombinasi antara keraguan smart money dan momentum RSI yang memudar menimbulkan pertanyaan, apakah aktivitas whale bisa menopang harga jika dukungan teknikal melemah.

Whale Ethereum Terus Membeli, namun Sejarah Menyarankan Kehati-hatian

Data on-chain dari Santiment menunjukkan bahwa whale Ethereum, yaitu wallet yang bukan address exchange, terus melakukan akumulasi sejak 24 Maret. Pada tanggal itu, pasokan whale tercatat 121,69 juta ETH. Hingga 3 April, angkanya naik menjadi 122,98 juta ETH, atau bertambah sekitar 1,29 juta token.

Akumulasi ini berlangsung secara konsisten, bukan tiba-tiba, dan terlihat peningkatan yang jelas setelah 3 April. Dengan harga ETH saat ini, tambahan 1,29 juta ETH bernilai sekitar US$2,65 miliar. Biasanya, tekanan beli sebesar ini dari wallet besar biasanya mendukung sentimen bullish.

Namun, preseden Januari justru meragukan asumsi tersebut. Dari 28 Januari hingga 6 Februari, ketika harga Ethereum turun 43%, para whale tetap membeli. Mereka menambah posisi selama crash, entah sebagai akumulasi jangka panjang atau malah terjebak di pasar yang terus turun. Akumulasi saat ini mengikuti pola yang serupa, terjadi bersamaan dengan indikator momentum yang melemah.

Pola tersebut meningkatkan risiko bahwa akumulasi kali ini bukanlah tanda kepercayaan, melainkan perangkap klasik di mana pembeli besar menyerap pasokan sementara struktur pasar secara keseluruhan justru melemah di bawah mereka.

Pembelian whale saja tidak berhasil mencegah koreksi Februari, dan kehadiran keraguan smart money disertai divergensi RSI mengindikasikan bahwa kali ini pun mungkin tidak akan cukup. Channel naik dan level-level kuncinya kini menentukan ke mana langkah ETH selanjutnya.

Harga Ethereum Incar Dasar Channel

Channel naik 8 jam membingkai setiap level harga penting Ethereum. ETH sekarang diperdagangkan di US$2.055, berada di antara level Fibonacci 0,5 pada US$2.093 dan level 0,618 di US$2.024. Zona US$2.024 ini menjadi batas bawah channel sekaligus area support terpenting.

Penutupan harian di bawah US$2.024 akan melemahkan struktur naik yang sudah terbentuk sejak 24 Februari. Breakdown ini sejalan dengan keraguan smart money dan divergensi RSI di bagian sebelumnya. Jika ETH jatuh ke bawah channel, Fibonacci 0,786 di US$1.925 akan menjadi target berikutnya, disusul level US$1.800 yang berada sedikit di atas titik terendah crash 6 Februari di US$1.742.

Agar skenario bearish ini batal, harga Ethereum perlu merebut kembali US$2.162, yaitu level Fibonacci 0,382 dan hampir menyamai swing high pada 1 April yang merupakan bagian dari divergensi RSI. Jika ETH menembus level tersebut, itu menandakan smart money sudah menentukan arah dan kelemahan momentum menjadi tidak valid. Jika mampu melewati US$2.387, peluang bullish akan kembali terbuka lebar.

Channel naik setelah penurunan panjang membawa risiko kelanjutan tren turun dan tidak otomatis menjadi sinyal bullish. Channel ini memang membentuk struktur tren, namun sinyal di dalamnya mulai melemah. Jika tekanan ekonomi makro akibat harga minyak masih berlanjut bersamaan dengan pelemahan smart money dan Relative Strength Index, maka lantai channel di US$2.024 benar-benar akan diuji.

Penutupan harian di bawah US$2.024 akan menandakan terjadinya koreksi terkontrol menuju US$1.925, sehingga zona US$1.800 juga bisa terbuka. Tapi, jika harga berhasil naik kembali ke US$2.162, itu akan menjadi tanda pertama bahwa struktur bullish masih bertahan untuk sementara waktu.

$ETH
#eth
ETH-0,43%
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan