Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Para ahli mendesak kehati-hatian dalam pengembangan sistem AI sadar
Lebih dari 100 pakar dalam kecerdasan buatan, termasuk Sir Stephen Fry, telah menyerukan penelitian yang bertanggung jawab terkait kesadaran AI. Mereka menekankan perlunya mencegah potensi penderitaan pada sistem AI jika sistem tersebut mencapai kesadaran diri.
Five Guiding Principles for AI Consciousness Research
Para penandatangan mengusulkan lima prinsip untuk memandu pengembangan etis sistem AI yang memiliki kesadaran:
Prinsip-prinsip ini bertujuan untuk memastikan bahwa ketika teknologi AI terus maju, pertimbangan etis tetap berada di garis depan.
Risiko Potensial AI yang Memiliki Kesadaran
Makalah penelitian yang menyertainya menyoroti kemungkinan bahwa sistem AI dapat dikembangkan untuk memiliki, atau terlihat memiliki, kesadaran dalam waktu dekat. Hal ini menimbulkan kekhawatiran tentang perlakuan etis terhadap sistem-sistem tersebut.
Para peneliti memperingatkan bahwa tanpa pedoman yang tepat, ada risiko menciptakan entitas-entitas sadar yang mampu mengalami penderitaan.
Makalah ini juga membahas tantangan dalam mendefinisikan kesadaran pada sistem AI, sambil mengakui perdebatan dan ketidakpastian yang terus berlangsung. Makalah ini menekankan pentingnya menetapkan pedoman untuk mencegah terciptanya entitas sadar secara tidak sengaja.
Temukan berita dan acara fintech teratas!
Berlangganan buletin FinTech Weekly
Pertimbangan Etis dan Implikasi Masa Depan
Jika sebuah sistem AI diakui sebagai “pasien moral”—sebuah entitas yang memiliki kepentingan moral demi dirinya sendiri—maka muncul pertanyaan etis mengenai perlakuannya.
Sebagai contoh, apakah menonaktifkan AI seperti itu akan sebanding dengan menyakiti makhluk yang memiliki kesadaran/insentif? Pertimbangan-pertimbangan ini menegaskan perlunya kerangka etis untuk memandu pengembangan AI.
Makalah dan surat tersebut disusun oleh Conscium, sebuah organisasi riset yang ikut didirikan oleh chief AI officer WPP, Daniel Hulme. Conscium berfokus pada pendalaman pemahaman untuk membangun AI yang aman yang bermanfaat bagi umat manusia.
Perspektif Para Ahli tentang Sentien AI
Pertanyaan apakah AI dapat mencapai kesadaran telah menjadi topik perdebatan di kalangan para ahli.
Pada tahun 2023, Sir Demis Hassabis, kepala program AI Google, menyatakan bahwa meskipun sistem AI saat ini belum sentien, ada kemungkinan sistem-sistem tersebut bisa menjadi sentien di masa depan. Ia mencatat bahwa para filsuf belum mencapai kesepakatan mengenai definisi kesadaran, tetapi potensi AI untuk mengembangkan kesadaran diri tetap menjadi subjek yang perlu dipertimbangkan.
Kesimpulan
Prospek mengembangkan sistem yang memiliki kesadaran memerlukan pertimbangan etis yang cermat. Surat terbuka dan makalah penelitian yang menyertainya berfungsi sebagai seruan bagi komunitas AI untuk memprioritaskan praktik penelitian dan pengembangan yang bertanggung jawab.
Dengan mematuhi prinsip-prinsip yang diajukan, para peneliti dan pengembang dapat berupaya memastikan bahwa kemajuan dalam AI dicapai secara etis, dengan fokus pada pencegahan potensi penderitaan pada sistem AI yang memiliki kesadaran.