Iran klaim serang pusat data Oracle dan Amazon di kawasan Teluk, Uni Emirat Arab menyangkal

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Xinhua News Agency, Beijing, 3 April — Laporan gabungan: Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan bahwa pada 2 April, pihaknya menyerang pusat data perusahaan Oracle dan perusahaan Amazon milik AS di kawasan Teluk.

Pemerintah Uni Emirat Arab pada 3 April mengeluarkan pernyataan resmi yang menyebut kabar serangan terhadap pusat data perusahaan Oracle Dubai “tidak benar”.

Komando Angkatan Laut IRGC mengatakan dalam sebuah unggahan di media sosial pada 2 April bahwa pada hari itu pihaknya menyerang pusat data perusahaan Oracle milik AS di Dubai, Uni Emirat Arab, serta pusat komputasi awan milik Amazon di Bahrain.

Kantor Media Pemerintah Dubai pada 3 April di platform media sosial merilis pernyataan singkat yang menyatakan bahwa kabar serangan Iran terhadap pusat data perusahaan Oracle di Dubai AS “tidak benar”, dan itu adalah “berita palsu”. Pernyataan tersebut juga mengingatkan bahwa pada masa situasi kawasan yang tegang, risiko penyebaran informasi yang tidak benar meningkat, sehingga masyarakat hendaknya mengandalkan sumber yang tepercaya dan memperoleh pembaruan terkait melalui kanal resmi.

Menurut laporan lebih lanjut dari Al Jazeera Qatar, surat kabar Financial Times Inggris, dan lainnya, pada 2 April, Kementerian Dalam Negeri Bahrain menyatakan bahwa sebuah gedung tempat perusahaan tersebut berada mengalami kebakaran akibat serangan Iran.

IRGC sebelumnya, pada 31 Maret, menerbitkan pengumuman yang menyebut bahwa lembaga/perusahaan yang berkaitan dengan 18 perusahaan teknologi informasi dan komunikasi serta kecerdasan buatan AS di kawasan Timur Tengah dijadikan sebagai “sasaran serangan yang sah”, dengan alasan “penggunaan kecerdasan buatan dalam peperangan dan aktivitas spionase”.

Pengumuman itu mencantumkan daftar 18 perusahaan AS “yang menghadapi risiko”, termasuk Oracle, Amazon, Microsoft, Apple, Google, Cisco, dan lain-lain.

Pengumuman tersebut juga menyebut bahwa karyawan dari lembaga-lembaga tersebut disarankan segera meninggalkan tempat kerja untuk melindungi keselamatan mereka, sementara penduduk dalam radius 1 kilometer dari area tersebut juga harus meninggalkan rumah mereka dan menuju lokasi yang aman. (Selesai)

Berlimpah informasi, analisis yang tepat, semuanya ada di aplikasi Sina Finance

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan