SpaceX rahasia mengajukan dokumen pendaftaran IPO, dengan valuasi target lebih dari 1,75 triliun atau menciptakan rekor baru di pasar modal

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Menurut pengungkapan Bloomberg, perusahaan kedirgantaraan terkemuka global SpaceX telah diam-diam mengajukan berkas pendaftaran penawaran umum perdana (IPO) pertama ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC). Perusahaan tersebut berencana untuk terjun ke pasar modal dengan valuasi lebih dari 17,5 triliun dolar AS, dengan target dana yang dihimpun mencapai setinggi 75 miliar dolar AS. Jika berhasil dijalankan, ini akan menjadi transaksi IPO terbesar dalam sejarah umat manusia, jauh melampaui rekor pendanaan 29 miliar dolar AS dari Saudi Aramco pada tahun 2019. Analis pasar menyebutkan bahwa pendanaan kali ini akan secara signifikan mengubah lanskap pasar modal teknologi global.

Tim penjamin emisi untuk IPO ini dapat dibilang mewah, dengan lima bank investasi teratas—Bank of America, Citigroup, Goldman Sachs, JPMorgan Chase, dan Morgan Stanley—memimpin secara gabungan. Barclays, Deutsche Bank, UBS Group, Royal Bank of Canada, SMBC Financial, dan Macquarie Group turut berpartisipasi dalam pembagian pesanan regional. Konfigurasi penjamin emisi yang melampaui standar ini mencerminkan pengakuan yang sangat tinggi dari pasar modal terhadap nilai komersial SpaceX.

Dalam desain struktur kepemilikan saham, SpaceX tengah mempertimbangkan penerapan arsitektur saham ganda. Skema ini, di satu sisi, memastikan pendiri Elon Musk tetap memiliki kendali absolut atas perusahaan, sementara di sisi lain berencana membuka hingga 30% saham kepada investor publik. Pengaturan seperti ini cukup umum dalam IPO perusahaan teknologi, karena dapat menjamin kesinambungan pengambilan keputusan strategis sekaligus mendukung ekspansi bisnis melalui pendanaan yang berorientasi pasar.

Menurut orang dalam, proses listing SpaceX kemungkinan akan resmi dimulai pada bulan Juni tahun ini. Perlu dicermati bahwa, setelah raksasa kedirgantaraan tersebut, dua perusahaan terkemuka di bidang kecerdasan buatan, OpenAI dan Anthropic, juga telah memulai persiapan IPO. Konsentrasi tiga raksasa teknologi yang go public ini menandakan bahwa pada tahun 2024 pasar modal global akan memasuki gelombang baru pembiayaan perusahaan teknologi. Kebutuhan investor untuk alokasi di bidang teknologi mutakhir kemungkinan akan terus meningkat.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan