Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Héxùn Tóugù Dǒng Kǎi: Indikator BOLL Bollinger Bands
Hari ini kita akan membahas “Mestre Ordeal” dalam analisis teknikal—Bollinger Bands.
Banyak trader ritel tidak bisa membaca tren, dan selalu mengejar kenaikan dan menjual saat bergejolak, Bollinger Bands justru membantu Anda menyelesaikan masalah ini. Ia menggunakan tiga “jalur” untuk langsung memberi tahu apakah sekarang adalah tren kuat atau masih dalam fase konsolidasi, serta kapan harus mempertahankan posisi atau kapan harus keluar.
Bollinger Bands terdiri dari tiga garis: upper band, middle band, dan lower band. Middle band adalah moving average 20 hari, upper band adalah middle band ditambah dua kali standar deviasi, dan lower band adalah middle band dikurangi dua kali standar deviasi. Harga lebih dari 95% dari waktu bergerak di dalam jalur tersebut.
Bagaimana cara menggunakannya? Ingat tiga kalimat.
Pertama, middle band menentukan kondisi bullish atau bearish. Jika harga berada di atas middle band, lihat sebagai peluang beli (bullish); jika harga berada di bawah middle band, lihat sebagai peluang jual (bearish). Jika middle band menanjak, itu adalah tren bullish; jika middle band menurun, itu adalah tren bearish.
Kedua, kejar tren saat band melebar. Ketika upper band dan lower band Bollinger Bands tiba-tiba melebar, seperti corong (speaker mouth) yang diperbesar, itu berarti tren akan datang. Jika membuka ke atas, lakukan beli mengikuti tren; jika membuka ke bawah, lakukan jual mengikuti tren.
Ketiga, tunggu saat band menyempit untuk perubahan. Jika upper band dan lower band mengerucut sangat sempit, itu menunjukkan pembeli dan penjual sedang buntu (deadlock), dan perubahan tren segera terjadi. Begitu terjadi breakout dengan volume besar melewati upper band, maka itu adalah perubahan ke arah atas (bullish); jika dengan volume besar jatuh menembus lower band, maka itu adalah perubahan ke arah bawah (bearish).
Kesalahan yang mudah dilakukan oleh banyak pemula: begitu menyentuh upper band langsung menjual, begitu menyentuh lower band langsung membeli. Namun pada pasar yang sedang tren satu arah yang kuat, harga akan terus bergerak mengikuti upper band atau lower band. Dalam kondisi ini, sinyal overbought dan oversold menjadi tidak berlaku—jangan pernah melakukan transaksi yang berlawanan arah tren.
Dalam praktiknya, Bollinger Bands paling cocok dipadukan dengan KDJ atau RSI. Pada pasar sideways/bergelombang, ketika harga menyentuh upper band ditambah KDJ dead cross (garis silang mati), lakukan penjualan; ketika harga menyentuh lower band ditambah KDJ golden cross (garis silang emas), lakukan pembelian. Pada pasar tren, saat aperture/melebarnya band searah dengan middle band, tahan saham dan jangan dengan mudah turun/keluar.
Ingat semboyan: middle band menentukan bullish atau bearish, kejar tren saat band membuka, tunggu breakout saat band menyempit, dan jalur menemani langkah Anda.
(Penyunting: Zhang Yan)
Laporkan