Héxùn Tóugù Dǒng Kǎi: Indikator BOLL Bollinger Bands

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Hari ini kita akan membahas “Mestre Ordeal” dalam analisis teknikal—Bollinger Bands.

Banyak trader ritel tidak bisa membaca tren, dan selalu mengejar kenaikan dan menjual saat bergejolak, Bollinger Bands justru membantu Anda menyelesaikan masalah ini. Ia menggunakan tiga “jalur” untuk langsung memberi tahu apakah sekarang adalah tren kuat atau masih dalam fase konsolidasi, serta kapan harus mempertahankan posisi atau kapan harus keluar.

Bollinger Bands terdiri dari tiga garis: upper band, middle band, dan lower band. Middle band adalah moving average 20 hari, upper band adalah middle band ditambah dua kali standar deviasi, dan lower band adalah middle band dikurangi dua kali standar deviasi. Harga lebih dari 95% dari waktu bergerak di dalam jalur tersebut.

Bagaimana cara menggunakannya? Ingat tiga kalimat.

Pertama, middle band menentukan kondisi bullish atau bearish. Jika harga berada di atas middle band, lihat sebagai peluang beli (bullish); jika harga berada di bawah middle band, lihat sebagai peluang jual (bearish). Jika middle band menanjak, itu adalah tren bullish; jika middle band menurun, itu adalah tren bearish.

Kedua, kejar tren saat band melebar. Ketika upper band dan lower band Bollinger Bands tiba-tiba melebar, seperti corong (speaker mouth) yang diperbesar, itu berarti tren akan datang. Jika membuka ke atas, lakukan beli mengikuti tren; jika membuka ke bawah, lakukan jual mengikuti tren.

Ketiga, tunggu saat band menyempit untuk perubahan. Jika upper band dan lower band mengerucut sangat sempit, itu menunjukkan pembeli dan penjual sedang buntu (deadlock), dan perubahan tren segera terjadi. Begitu terjadi breakout dengan volume besar melewati upper band, maka itu adalah perubahan ke arah atas (bullish); jika dengan volume besar jatuh menembus lower band, maka itu adalah perubahan ke arah bawah (bearish).

Kesalahan yang mudah dilakukan oleh banyak pemula: begitu menyentuh upper band langsung menjual, begitu menyentuh lower band langsung membeli. Namun pada pasar yang sedang tren satu arah yang kuat, harga akan terus bergerak mengikuti upper band atau lower band. Dalam kondisi ini, sinyal overbought dan oversold menjadi tidak berlaku—jangan pernah melakukan transaksi yang berlawanan arah tren.

Dalam praktiknya, Bollinger Bands paling cocok dipadukan dengan KDJ atau RSI. Pada pasar sideways/bergelombang, ketika harga menyentuh upper band ditambah KDJ dead cross (garis silang mati), lakukan penjualan; ketika harga menyentuh lower band ditambah KDJ golden cross (garis silang emas), lakukan pembelian. Pada pasar tren, saat aperture/melebarnya band searah dengan middle band, tahan saham dan jangan dengan mudah turun/keluar.

Ingat semboyan: middle band menentukan bullish atau bearish, kejar tren saat band membuka, tunggu breakout saat band menyempit, dan jalur menemani langkah Anda.

(Penyunting: Zhang Yan)

     【Penafian】Artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis, dan tidak ada kaitannya dengan Hexun. Situs Hexun menjaga sikap netral terhadap pernyataan, penilaian, dan pendapat dalam artikel ini, serta tidak memberikan jaminan secara tersurat maupun tersirat atas ketepatan, keandalan, atau kelengkapan informasi yang terkandung. Pembaca hanya dapat menjadikan artikel ini sebagai referensi, dan menanggung seluruh tanggung jawab sendiri. email: news_center@staff.hexun.com

Laporkan

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan