Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Baru saja mendengar tentang sesuatu yang cukup liar yang sedang terjadi di dunia teknologi. Eliza Labs mengajukan gugatan antimonopoli terhadap X Corp, dan tuduhan tersebut cukup serius.
Jadi begini ceritanya. Eliza, bersama pendirinya Shaw Walters, mengklaim bahwa Musk's X pada dasarnya memaksa mereka untuk berbagi detail teknologi kepemilikan tentang agen AI yang dirancang untuk platform sosial. Kemudian X diduga menggunakan informasi tersebut untuk membangun produk pesaing mereka sendiri sambil secara bersamaan mengeluarkan Eliza dari platform sepenuhnya.
Yang membuat ini menarik adalah bagaimana mereka membingkainya. Menurut gugatan, ini bukan sekadar keputusan penangguhan akun biasa. Eliza menyebutnya sebagai langkah yang "dengan cermat diatur dan menipu" yang dirancang secara khusus untuk membunuh bisnis mereka. Mereka juga menunjukkan bahwa X memaksa pengembang membayar biaya lisensi perusahaan yang besar hanya untuk tetap beroperasi di platform.
Argumen utama di sini adalah hal yang sangat klasik dalam antimonopoli — bahwa X memanfaatkan dominasi besar mereka di media sosial untuk mengeliminasi pesaing. Tuduhan yang cukup berani, terutama mengingat seberapa dominan posisi X di ruang tersebut.
Yang menarik adalah kasus ini sedang didengar di pengadilan federal di San Francisco saat ini. Dampaknya bagi Eliza juga nyata — mereka mengatakan penghapusan tersebut merusak hubungan dengan klien utama dan secara dasar menghentikan jalur pengembangan mereka.
Baik X maupun Eliza belum membuat pernyataan publik tentang kasus ini, jadi kita masih menunggu bagaimana ini akan berkembang. Tapi jika tuduhan ini terbukti benar, bisa membuka pertanyaan yang tidak nyaman tentang bagaimana operator platform menangani pengembang pihak ketiga. Patut dipantau.