Ada fenomena menarik yang patut diperhatikan. Tahun lalu, kinerja pasar crypto secara keseluruhan kurang baik, Bitcoin turun hampir 7%, dan sebagian besar saham perusahaan kripto juga tertekan. Tapi tahukah kamu, dana ARKF yang dikelola Cathie Wood justru meraih keuntungan melawan tren, dengan tingkat pengembalian tahunan mendekati 30%.



Logika di balik ini sebenarnya tidak rumit. ARKF memperluas cakupan investasi "fintech", tidak hanya fokus pada proyek crypto murni, tetapi juga menaruh lebih banyak modal pada perusahaan teknologi terkait AI. Strategi ini jelas terbukti efektif. Menurut informasi, dalam portofolio ARKF terdapat perusahaan seperti PayPal, Adyen, Toast, dan baru-baru ini menambah posisi di Circle dan Robinhood.

Yang menarik, kinerja seluruh dana fintech tahun lalu sebenarnya beragam. Beberapa dana yang berfokus pada bursa mengalami penurunan kecil, tetapi di bidang crypto dan pembayaran digital, ETF Fidelity Crypto Industry dan Digital Payments, ETF VanEck Digital Transformation, serta iShares Blockchain dan Tech ETF semuanya mencatat kenaikan dua digit.

Apa artinya ini? Di musim dingin crypto, memilih arah dan strategi yang tepat memang bisa membalikkan keadaan. Keberhasilan kombinasi strategi Cathie Wood ini, dalam tingkat tertentu, juga mencerminkan pasar yang mulai menilai kembali nilai fintech. Proyek dan dana yang memiliki DNA crypto sekaligus mampu merangkul tren AI justru menjadi pemenang tahun lalu.
BTC0,06%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan