Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
#StablecoinDebateHeatsUp
Pasar stablecoin berada di persimpangan jalan di mana "Wild West" lama sedang berakhir dan sistem keuangan baru yang diatur sedang lahir. Pada April 2026, perdebatan tidak hanya tentang teknologi, tetapi juga tentang masa depan dolar dan kekuasaan perbankan.
Di bawah ini adalah analisis rinci seluruh skenario ini, yang mencakup CLARITY Act, GENIUS Act, dan pergeseran institusional.
Perang Stablecoin Besar-besaran 2026: Masa Depan Digital Dolar
Tanggal: 3 April, 2026
Analisis: Tim Strategi Pasar
1. Pendahuluan: Sistem Ekonomi Baru
Tahun 2026 terbukti menjadi tahun terpenting dalam sejarah kripto. Stablecoins, yang sebelumnya hanya digunakan untuk perdagangan di bursa, kini akan menjadi bagian dari "Payment Rails" Amerika. Namun, jalannya tidak semudah itu. Di Washington D.C., saat ini sedang berlangsung sebuah perang yang akan membentuk fondasi sistem keuangan selama 10 tahun ke depan. Di satu sisi ada raksasa teknologi Silicon Valley, dan di sisi lain pemain lama Wall Street.
2. GENIUS Act: Stablecoins Mendapat Status "Legal"
Pada Juli 2025, GENIUS Act (Guiding and Establishing National Innovation for U.S. Stablecoins Act) memberikan status "approved payment mechanism" pertama kalinya kepada stablecoins di Amerika.
Lisensi PPSI: Undang-undang ini memperkenalkan konsep "Permitted Payment Stablecoin Issuer" (PPSI). Sekarang, perusahaan yang ingin menerbitkan stablecoin harus mendapatkan lisensi dari Federal Reserve atau OCC (Office of the Comptroller of the Currency).
Persyaratan Cadangan: Sekarang, Anda tidak bisa hanya membuat koin "dengan angin". Setiap 1 dolar harus didukung oleh aset likuid sebesar 1 dolar (seperti US Treasury atau kas).
3. CLARITY Act dan Kontroversi "Larangan Yield"
Baru saja GENIUS Act belum sepenuhnya berjalan, CLARITY Act telah memicu badai baru. Pada April 2026, perdebatan terbesar adalah tentang "Yield" (Keuntungan).
Kesepakatan Senat (Maret 2026)
Senator Thom Tillis dan Angela Alsobrooks mengajukan usulan yang memecah industri kripto menjadi dua kubu:
Larangan Yield: Bank-bank berpendapat bahwa jika stablecoins mulai memberikan bunga (keuntungan), orang akan menarik dana dari rekening bank dan menyimpannya di kripto ("Deposit Flight"). Untuk mengatasi ketakutan ini, dalam RUU baru, diusulkan pelarangan pemberian yield stablecoin di bursa.
Tanggapan Industri: Organisasi besar seperti Coinbase menentang keras langkah ini. Mereka berpendapat bahwa ini adalah cara melindungi sistem perbankan. Di sisi lain, orang seperti Sam Kazemian dari Frax Finance mengatakan, "ambil saja yang ada, nanti kita perang lagi soal yield."
4. Tether (USDT) vs. Circle (USDC): Perubahan Hierarki
Pada tahun 2026, kita melihat bahwa preferensi institusional sedang berubah.