Trump mengatakan bahwa dia sedang mempertimbangkan keluar dari NATO

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

(MENAFN- Khaama Press) ** Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia sangat mempertimbangkan untuk menarik Amerika Serikat dari NATO, dalam salah satu ancaman paling blak-blakan yang pernah ia keluarkan terhadap persekutuan militer Barat tersebut.** Pernyataan terbarunya muncul ketika perpecahan dengan sekutu-sekutu Eropa semakin dalam terkait perang Iran dan kekecewaan Washington terhadap dukungan sekutu yang dinilainya terbatas.

Trump menunjukkan bahwa meninggalkan NATO masih merupakan opsi nyata setelah konflik di Timur Tengah, dengan berargumen bahwa beberapa sekutu telah diuntungkan dari perlindungan Amerika tanpa sepenuhnya mendukung kepentingan strategis AS. Pemerintahannya semakin sering mengkritik pemerintah Eropa soal belanja pertahanan, akses militer, dan keengganan untuk menyelaraskan diri dengan sikap Washington terhadap Iran.

Komentar tersebut memicu kekhawatiran di seluruh Eropa, tempat para pemimpin memandang NATO sebagai fondasi utama keamanan kawasan, terutama di tengah ancaman yang terus berlanjut dari Rusia dan perang di Ukraina. Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menegaskan kembali komitmen negaranya terhadap aliansi tersebut, sementara pejabat lain memperingatkan bahwa bahkan membahas kemungkinan penarikan AS dapat melemahkan daya tangkal NATO.

Perselisihan terbaru ini juga didorong oleh perang Iran, setelah beberapa negara Eropa menolak mendukung operasi militer AS. Spanyol telah menutup ruang udaranya bagi pesawat-pesawat AS yang terkait dengan konflik tersebut, sementara Italia dilaporkan menolak akses untuk setidaknya satu misi terkait, sehingga menyoroti bagaimana perang itu telah memperlebar retakan-retakan politik di dalam aliansi.

Meskipun Trump sudah pernah mengemukakan gagasan tersebut sebelumnya, keluarnya AS dari NATO akan menghadapi hambatan hukum dan politik yang besar di dalam negeri. Undang-undang AS tahun 2023 melarang presiden mana pun menarik negara itu dari NATO tanpa persetujuan dua pertiga Senat atau melalui tindakan Kongres, sehingga penarikan sepihak menjadi jauh lebih sulit daripada yang mungkin disiratkan oleh retorika politik.

Ancaman Trump yang diperbarui telah mengintensifkan keraguan tentang masa depan persatuan transatlantik pada saat terjadi perang, ketidakstabilan energi, dan meningkatnya ketidakamanan global. Bahkan jika tidak terjadi penarikan segera, sinyal politik saja kemungkinan akan mengganggu sekutu maupun pihak lawan.

MENAFN01042026000228011069ID1110932454

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan