Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Waspada di seluruh jaringan! Kebocoran kode sumber Claude Code memicu "bencana sekunder": peretas menyiapkan perangkap phishing GitHub
null
Pada 2 April, insiden kebocoran kode sumber Claude Code yang disebabkan oleh kesalahan manusia dari Anthropic masih terus berkembang. Saat ini, para peretas memanfaatkan momen ini untuk menyebarkan malware bernama Vidar di GitHub melalui repositori-repositori palsu.
Upgrade umpan: Mengklaim “membuka fitur tingkat perusahaan”
Laporan pemantauan dari perusahaan keamanan Zscaler menunjukkan bahwa seorang pengguna bernama idbzoomh telah membuat beberapa repositori palsu di GitHub.
Phishing yang presisi: Peretas tersebut dalam deskripsi repositori mengklaim menyediakan versi kode sumber yang bocor untuk “membuka fitur perusahaan”, sehingga menggoda para pengembang yang tidak sabar untuk mencoba lebih dulu agar mengunduhnya.
Optimasi SEO: Untuk meningkatkan efektivitas serangan, penyerang melakukan optimasi kata kunci untuk mesin pencari, sehingga saat pengguna mencari kata kunci seperti “kebocoran Claude Code”, repositori berbahaya tersebut sering muncul di peringkat teratas.
Profil virus: Vidar menyusup, “memindahkan” data
Begitu pengguna mempercayainya, lalu mengunduh dan menjalankan file executable di dalamnya, sistem akan segera lumpuh:
Pencurian informasi: Vidar yang tertanam adalah malware yang sangat matang di dark web, yang secara khusus dirancang untuk mencuri kredensial akun browser, dompet mata uang kripto, serta berbagai informasi pribadi sensitif.
Persisten bersembunyi: Virus ini juga akan menyebarkan alat proxy GhostSocks, untuk membangun jalur rahasia guna kontrol jarak jauh dan pengiriman ulang data ke pihak pelaku.
Peringatan risiko: Waspadai “makan siang gratis” dari kanal nonresmi
Peneliti keamanan menyatakan bahwa paket kompresi berbahaya dari repositori palsu ini memiliki frekuensi pembaruan yang sangat tinggi, sehingga mudah lolos dari deteksi keamanan dasar. Setidaknya sudah ditemukan dua repositori dengan metode yang serupa, yang mengindikasikan bahwa pelaku yang sama sedang menguji berbagai strategi penyebaran.
Sorotan industri: “rantai jebakan” keamanan AI
Mulai dari kesalahan pengemasan kode sumber Anthropic, hingga pemanfaatan ulang oleh peretas atas momen tersebut untuk phishing, peristiwa ini mencerminkan kompleksitas risiko keamanan di era AI. Ketika komunitas pengembang menjadi target serangan, literasi digital dasar—yakni tidak menjalankan file biner dari sumber yang tidak dikenal—tetap merupakan benteng pertahanan terakhir.
Redaksi mengingatkan para pengembang: Pastikan untuk mendapatkan alat hanya melalui kanal resmi Anthropic, dan jangan sampai karena rasa ingin tahu atau mengejar “fitur yang di-crack” jatuh ke dalam jebakan yang dirancang dengan cermat oleh para peretas.