Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Amerika Serikat kembali mengalami insiden pesawat militer hampir menabrak pesawat penumpang
Badan Penerbangan Federal Amerika Serikat pada tanggal 26 menyatakan sedang menyelidiki insiden “hampir bertabrakan” antara helikopter militer AS “Black Hawk” dan sebuah pesawat penumpang Boeing di atas wilayah negara bagian California yang terjadi pekan ini. Berdasarkan laporan media gabungan, saat maskapai United Airlines dengan penerbangan nomor 589 pada tanggal 24 pukul sekitar 20.40 waktu setempat bersiap mendarat di Bandara John Wayne di Orange County, California, sebuah helikopter “Black Hawk” melintas tepat di depan jalur penerbangan pesawat tersebut. Ketika penerbangan itu menerima peringatan, kedua pesawat hanya berjarak beberapa ratus kaki (1 kaki setara dengan 0,3048 meter). Pesawat penumpang Boeing 737-800 dipaksa mengubah lintasan menjadi terbang lurus untuk menghadapi situasi genting tersebut; pada saat itu di dalamnya terdapat 162 penumpang dan 6 kru.
Dalam sebuah pernyataan, Garda Nasional California mengatakan helikopter tersebut merupakan milik Pusat Pelatihan Pasukan Gabungan Los Alamitos dan, pada saat kejadian, sedang menjalankan tugas “latihan rutin”. Pernyataan dari Angkatan Darat AS menyebutkan pihaknya telah memperhatikan insiden yang melibatkan helikopter “Black Hawk” dari Garda Nasional California tersebut dan sedang berkoordinasi dengan Badan Penerbangan Federal untuk memperoleh rincian lebih lanjut.
Pada malam 29 Januari 2025, sebuah pesawat jet bisnis Bombardier yang membawa 64 orang dari maskapai Southwest Airlines Pacific pada proses pendaratan di Bandara Nasional Reagan Washington bertabrakan dengan sebuah helikopter “Black Hawk” Angkatan Darat yang membawa 3 personel militer; setelah itu kedua pesawat jatuh ke Sungai Potomac. Tidak ada korban yang selamat dalam kecelakaan tersebut. Menurut pemberitaan media AS, kecelakaan ini adalah kecelakaan penerbangan paling serius di Washington sejak tahun 1982. Setelah itu, Amerika Serikat kembali mengalami beberapa insiden serupa ketika pesawat militer dan pesawat penumpang nyaris bertabrakan. (Xinhua)