🚨


Ancaman terhadap dolar minyak mentah
🇮🇷
Iran sekarang meminta kapal-kapal membayar biaya dalam mata uang kripto atau Renminbi saat melewati Selat Hormuz.
Ini merupakan pukulan besar bagi dolar, dengan alasan sebagai berikut:
Saat ini, lebih dari 80% perdagangan minyak global dihitung dan diselesaikan dalam dolar.
Hal ini mendorong negara-negara untuk memegang dolar, membantu pemerintah AS menanggung defisit besar.
Namun, seiring Iran mencari alternatif, permintaan dolar akan menurun.
Selain itu, sebagian besar minyak di Asia mengalir melalui Selat Hormuz, dan sekarang mereka harus memegang Renminbi atau mata uang kripto, bukan dolar.
Ini akan menyebabkan negara-negara menjual dolar, dan memberikan tekanan ke atas pada hasil obligasi AS.
Hasil obligasi yang tinggi berarti pemerintah AS harus membayar lebih banyak utang, yang akan memperburuk kondisi ekonomi.
Ini tidak akan terjadi dalam semalam, tetapi jika situasi di Selat Hormuz tetap tidak pasti, diperkirakan hasil obligasi akan melonjak, yang akhirnya memaksa Trump untuk mencapai kesepakatan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan