Microsoft(MSFT.US) Menyesuaikan strategi AI untuk menghadapi keraguan profitabilitas Fokus pada mendorong konversi berbayar Copilot

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Aplikasi Zhitong Finance APP melaporkan, di tengah meningkatnya tekanan komersialisasi kecerdasan buatan, Microsoft (MSFT.US) sedang menyesuaikan strategi penjualan produknya yang berbasis AI. Dari sebelumnya menekankan promosi gratis, kini fokusnya adalah mendorong konversi berbayar untuk menanggapi perhatian Wall Street terhadap kemampuan perusahaan menghasilkan keuntungan.

Menurut orang dalam, manajemen Microsoft mengatakan dalam sebuah rapat internal bahwa perusahaan telah menetapkan dan pada dasarnya menyelesaikan target penjualan Copilot yang “cukup agresif” pada kuartal hingga bulan Maret tahun ini. Judson Althoff, kepala bisnis komersial Microsoft, menyatakan bahwa perusahaan kembali memusatkan perhatian untuk mendorong pelanggan perusahaan membayar Copilot, bukan menjadikannya sebagai fitur gratis tambahan bagi perangkat lunak perkantoran.

Sebelumnya, pada bulan Januari tahun ini, Microsoft mengungkapkan bahwa pengguna berbayar asisten kantor AI utamanya, Copilot, hanya sekitar 3% dari total pelanggan. Data ini lebih rendah dari ekspektasi pasar, sehingga memicu kekhawatiran sebagian investor. Akibatnya, saham Microsoft sejak awal tahun ini turun sekitar 24% secara kumulatif, jelas tertinggal dari indeks utama. Namun, setelah kabar penyesuaian strategi tersebut diumumkan, harga saham perusahaan mengalami rebound kecil.

Para analis menunjukkan bahwa Microsoft sebelumnya menempuh jalur “perluas secara gratis terlebih dahulu, lalu komersialisasikan untuk menghasilkan uang”. Perusahaan berharap dapat memanfaatkan basis pengguna perangkat lunak perkantoran yang sangat besar untuk mempromosikan alat AI. Hingga awal tahun ini, jumlah pengguna perangkat lunak perkantoran perusahaan sekitar 450 juta. Akan tetapi, di bawah tekanan agar perusahaan mencapai pertumbuhan pendapatan yang lebih cepat, Microsoft mulai mempercepat penerapan model berbayar.

Saat ini, harga Copilot sekitar 30 dolar AS per pengguna per bulan, sementara paket bundling perangkat lunak perkantoran baru yang diluncurkan Microsoft baru-baru ini berharga sekitar 99 dolar AS per pengguna per bulan. Skema ini bertujuan meningkatkan tingkat penggunaan alat AI dan kemampuan menghasilkan pendapatan.

Dalam rapat internal, Althoff menyatakan bahwa perusahaan telah menetapkan target langganan berbayar Copilot yang lebih tinggi untuk kuartal berjalan, serta memperkirakan angka tersebut akan jauh melampaui level sebelumnya. Ia juga menyebutkan bahwa pasar AI saat ini sangat kompetitif, sehingga pada setiap lapisan pelanggan perusahaan menghadapi persaingan langsung dari para pesaing.

Dalam lanskap persaingan, Microsoft tengah bersaing ketat dengan perusahaan AI termasuk OpenAI. Perusahaan menekankan bahwa keunggulannya adalah mampu mengintegrasikan beragam model AI terkemuka dalam lingkungan yang aman, sehingga memberikan solusi yang lebih lengkap kepada pelanggan perusahaan.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan