Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Kodak Mendapat Dukungan Setelah Pengawas Regulasi Tidak Menemukan Penyalahgunaan Pinjaman
Eastman Kodak (KODK +16.68%) berupaya mengubah dirinya dari pemimpin di bidang fotografi menjadi perusahaan farmasi mendapat dorongan hari ini setelah sebuah lembaga pengawas regulasi pemerintah AS menyatakan bahwa U.S. International Development Finance Corp. tidak melakukan kesalahan saat memberikan pinjaman pemerintah sebesar $765 juta kepada perusahaan itu untuk membantu proses transformasi.
Musim panas lalu, sebuah investigasi internal membebaskan Kodak dari segala bentuk pelanggaran terkait pemberian jutaan dolar dalam opsi saham kepada para eksekutif puncak, tepat sebelum pengumuman bahwa perusahaan tersebut telah memenangkan pinjaman itu. Hasil investigasi membuat para investor berpikir semuanya akan berjalan dengan kecepatan penuh. Mereka sebaiknya memikirkan ulang.
Sumber gambar: Getty Images.
Masih belum ada jalur yang jelas ke depan
Keputusan Kodak untuk melompat ke produksi sejumlah obat generik, termasuk obat antimalaria hidroksiklorokuin, yang sempat dipandang memiliki potensi dalam memerangi COVID-19, sebelumnya sudah terasa janggal. Namun meski memberikan dirinya “surat sehat” atas tindakannya, sinyal izin penuh itu belum diterima oleh Securities & Exchange Commission (SEC) atau Kongres, yang keduanya juga meluncurkan penyelidikan terkait masalah ini.
Laporan dari inspektur jenderal U.S. International Development Finance Corp. (DFC) yang menyatakan dirinya terbebas dari segala bentuk ketidakpatutan mengatakan tidak ada bukti konflik kepentingan yang melibatkan karyawan lembaga atau adanya pelanggaran di pihak pejabat lembaga tersebut.
Namun, laporan itu juga mencatat bahwa investigasinya sangat terbatas, karena lembaga itu “memusatkan peninjauan kami pada isu-isu dalam lingkup dan kewenangan DFC. Kami tidak meninjau tindakan oleh Kodak atau personel non-DFC.”
Saham Kodak langsung melesat lebih tinggi ketika pinjaman itu mula-mula diumumkan, lalu jatuh setelah penyalurannya ditangguhkan karena muncul pertanyaan terkait dugaan ketidakpatutan yang terjadi. Pasar merespons laporan inspektur jenderal seolah-olah Kodak akan segera mendapatkan pinjaman itu lagi, sehingga saham naik hampir 90% pada perdagangan pagi hari, meski kemudian anjlok kembali ke sekitar kenaikan 60% pada tengah hari.