Baru-baru ini saya mengalami sesuatu dengan kucing saya dan saya rasa layak untuk dibagikan. Saya memperhatikan bahwa dia sering bersin dan saya tidak tahu apakah itu sesuatu yang serius atau hanya reaksi sementara. Setelah mencari tahu sedikit dan berbicara dengan dokter hewan, saya menemukan bahwa ada beberapa alasan mengapa kucing saya sering bersin, dan beberapa memerlukan perhatian segera.



Hal pertama yang mengejutkan saya adalah mengetahui bahwa kucing bisa mengalami infeksi saluran pernapasan viral seperti calicivirus dan herpes kucing. Virus-virus ini mempengaruhi saluran pernapasan atas dan menyebabkan bersin yang sering, lendir hidung, dan demam. Yang mengkhawatirkan adalah mereka sangat menular antar kucing, jadi jika kamu memiliki beberapa di rumah, penting untuk bertindak cepat.

Namun tidak selalu karena virus. Kadang-kadang, ketika kucing sudah sembuh dari infeksi, sistem kekebalan tubuhnya melemah dan infeksi bakteri sekunder bisa muncul. Dalam kasus seperti ini, lendir hidung menjadi kuning atau hijau, kucing terlihat lesu, dan mungkin mengalami kesulitan bernapas. Ini memang memerlukan kunjungan mendesak ke dokter hewan karena bisa memburuk dengan cepat.

Saya juga menemukan bahwa kucing saya sering bersin karena hal-hal yang lebih sederhana. Alergi lingkungan umum terjadi: serbuk sari, asap rokok, produk pembersih, bahkan parfum bisa mengiritasi hidungnya. Jika kucingmu bersin tetapi terlihat aktif dan makan dengan baik, kemungkinan besar itu alergi. Dalam kasus ini, menghilangkan faktor iritasi di rumah bisa sangat membantu.

Ada penyebab lain yang tampaknya jelas tetapi tidak selalu dipertimbangkan. Serat, debu, atau biji kecil yang tersangkut di hidung bisa menyebabkan bersin terus-menerus. Biasanya, kucing akan mengeluarkannya sendiri, tetapi jika kamu melihat darah atau lendir hidung yang terus-menerus, saatnya mengunjungi dokter hewan.

Yang paling menarik perhatian saya adalah mengetahui bahwa masalah gigi juga bisa menyebabkan bersin. Infeksi gigi dapat mempengaruhi sinus dan menyebabkan gejala pernapasan. Jika kamu memperhatikan bau mulut yang tidak sedap, kesulitan mengunyah, atau lendir satu sisi, itu tanda bahwa ada yang tidak beres di mulut.

Lalu, kapan sebenarnya harus segera ke dokter hewan? Jika bersin terus-menerus dan disertai demam, kesulitan bernapas, lesu, atau kehilangan nafsu makan, jangan tunggu. Juga jika ada darah dalam lendir hidung atau kucingmu tampak sangat tidak nyaman. Kunci utamanya adalah jangan mengabaikan gejala tersebut.

Untuk mencegah komplikasi ini, yang paling penting adalah menjaga vaksinasi tetap lengkap dan melakukan pemeriksaan rutin. Kebersihan gigi yang baik juga sangat berpengaruh. Jika kucingmu bersin sesekali tetapi tampak baik-baik saja, mungkin tidak apa-apa, tetapi jika bersin berulang atau disertai gejala lain, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan profesional. Lebih baik mencegah daripada menyesal kemudian.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan