Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Saya baru saja membaca sesuatu yang cukup menarik tentang penemuan yang baru-baru ini dikonfirmasi oleh NASA. Ternyata mereka mengidentifikasi sebuah eksoplanet bernama HD 137010 b yang memiliki karakteristik sangat mirip dengan Bumi, dan yang menarik adalah bahwa planet ini berpotensi dapat dihuni, meskipun dengan beberapa detail yang rumit.
Penemuan ini diumumkan melalui The Astrophysical Journal Letters pada akhir Januari, berkat data yang dikumpulkan oleh Teleskop Luar Angkasa Kepler. Meskipun teleskop ini dihentikan operasinya pada 2018, ia tetap mengejutkan para ilmuwan dengan observasinya. Eksoplanet ini berjarak sekitar 146 tahun cahaya dari Bumi dan mengorbit sebuah bintang yang sangat mirip dengan Matahari, yang membuka kemungkinan pengamatan lanjutan.
Nah, di sinilah yang menarik sekaligus rumit. Planet ini sedikit lebih besar dari Bumi dan tampaknya berada di tepi luar zona layak huni dari bintang tersebut. Menurut para ahli, ini berarti bahwa mungkin ada air cair di permukaannya di bawah atmosfer yang sesuai. Tapi ada satu hal yang cukup penting: suhu yang mereka perkirakan sangat rendah, sekitar -68 derajat Celsius. Untuk gambaran, ini bahkan lebih dingin dari Mars, yang rata-rata sekitar -65 derajat Celsius. Jadi, kita berbicara tentang dunia yang berpotensi selamanya membeku.
Untuk saat ini, NASA mengklasifikasikan eksoplanet ini sebagai kandidat yang menunggu konfirmasi. Para ilmuwan perlu melakukan pengamatan lanjutan yang lebih ketat agar bisa beralih dari "kandidat" menjadi "terkonfirmasi". Meski mereka memiliki gambaran yang jelas tentang bayangan planet ini, mereka membutuhkan agar transitnya diulang secara teratur untuk memastikan bahwa itu bukan kesalahan atau kejadian sementara.
Sejujurnya, masa depan eksoplanet ini sangat bergantung pada penelitian yang terus dilakukan oleh NASA. Masih banyak pertanyaan yang belum terjawab tentang apakah, meskipun suhu ekstrem, dunia asing ini benar-benar memiliki potensi untuk menampung semacam kehidupan. Ini adalah salah satu penemuan yang mengingatkan kita betapa luas dan misteriusnya alam semesta.