Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Belakangan ini saya memperhatikan fenomena pasar yang cukup menarik. Berdasarkan data dari Goldman Sachs, Strategy (MSTR) telah menjadi saham yang paling banyak dishort di Wall Street, dengan rasio short terhadap kapitalisasi pasar mencapai 14%, jauh mengungguli saham lain. Menariknya, ini bukan hanya mencerminkan pandangan terhadap MSTR itu sendiri, tetapi juga merupakan cara lindung nilai terhadap eksposur terhadap Bitcoin—karena MSTR sebenarnya telah berkembang menjadi alat proxy Bitcoin yang leverage.
Lihatlah peringkat short di Wall Street, MSTR menduduki posisi pertama dengan rasio short 14%, diikuti oleh Charter Communications dengan 12%, kemudian CoreWeave dan Coinbase masing-masing 11%. Apa makna di balik angka-angka ini? Berdasarkan data, kapitalisasi pasar MSTR sekitar 34 miliar dolar AS, dengan 53 hedge fund memegang sahamnya, dan hingga laporan keuangan terakhir, rasio kepemilikan hedge fund sekitar 3%. Sebaliknya, Charter memiliki kapitalisasi sekitar 30 miliar dolar AS, dengan 62 hedge fund memegang saham, dan rasio kepemilikan juga sekitar 3%. Tapi perbedaan utama adalah, pengembalian MSTR dari awal tahun hingga sekarang adalah -18%, sedangkan Charter mencatat +15%—perbedaan performa yang besar ini menjadi salah satu alasan utama tingginya rasio short.
Menariknya, Tom Lee dari Fundstrat mengemukakan sebuah pandangan di media sosial: ketika sebuah saham menjadi target short yang "berkonsensus", biasanya justru menandakan bahwa perdagangan menjadi sangat padat. Ia berpendapat bahwa, dalam situasi seperti ini, saham malah bisa naik di tengah berita buruk karena berita buruk tersebut sudah dihisap pasar. Dengan kata lain, terlalu banyak yang melakukan short bisa menjadi pemicu rebound.
Ada satu detail yang patut diperhatikan. Brian Brookshire dari Moirai Capital menyebutkan bahwa banyak rasio short ini mungkin masih merupakan trading spread antara MSTR dan Bitcoin. Terutama setelah Jane Street baru-baru ini membeli posisi IBIT dalam jumlah besar, yang semakin memperkuat peran MSTR sebagai alat eksposur leverage terhadap Bitcoin. Logikanya sederhana: saat pasar Bitcoin bullish kembali, semuanya akan berubah. Selama kenaikan BTC, nilai aset bersih MSTR akan berkembang secara signifikan.
Ini membawa kita kembali ke sikap pendiri MSTR, Michael Saylor. Pendekatannya terhadap perusahaan sangat jujur, bahkan bisa dibilang secara langsung mengundang para short seller. Saylor mengatakan, jika Anda tidak suka Bitcoin, silakan short MSTR—karena MSTR adalah alat short yang sempurna. Dia menjamin tidak akan menjual Bitcoin-nya, hanya akan leverage long. Transparansi ini sebenarnya cukup menarik karena secara jelas mendefinisikan peran MSTR: sebagai kendaraan eksposur murni terhadap Bitcoin sekaligus sebagai alat lindung nilai bagi para hedger.
Dari sudut pandang investasi, MSTR telah menjadi medan perang bagi para penggemar dan skeptis Bitcoin. Bulls menganggapnya sebagai cara untuk memperbesar taruhan terhadap Bitcoin, sementara bears memandangnya sebagai alat paling bersih untuk mengurangi risiko eksposur. Peran ini menentukan pergerakan harga MSTR, yang akhirnya sangat bergantung pada arah Bitcoin itu sendiri. Tingginya tingkat short yang padat saat ini mungkin menjadi pertanda untuk gelombang pasar berikutnya.