Kabut Asap Tebal Menutupi Delhi Saat Kualitas Udara Tetap Buruk, IMD Mengeluarkan Peringatan Kuning

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

(MENAFN- IANS) New Delhi, 3 Jan (IANS) Kabut asap dan kabut tebal menyelimuti sebagian besar ibu kota negara pada Sabtu pagi, secara signifikan mengurangi jarak pandang dan memengaruhi kehidupan sehari-hari di seluruh kota.

Landmark penting seperti Rashtrapati Bhawan dan India Gate diselimuti kabut tebal, sementara jarak pandang di Kartavya Path turun tajam, sehingga menyebabkan perlambatan lalu lintas dan gangguan perjalanan.

Menurut data dari Central Pollution Control Board (CPCB) yang diakses melalui aplikasi SAMEER, Indeks Kualitas Udara (AQI) Delhi tercatat 235 pada Sabtu pagi, menempatkannya dalam kategori ‘kurang’ hingga ‘sangat kurang’. Otoritas telah menyarankan warga, khususnya anak-anak, lansia, dan mereka yang memiliki kondisi pernapasan, untuk membatasi aktivitas di luar ruangan karena kualitas udara yang terus memburuk.

Departemen Meteorologi India (IMD) telah mengeluarkan peringatan kuning untuk Delhi-NCR, memperingatkan adanya kabut tebal pada jam-jam awal Sabtu.

Kantor cuaca menyatakan bahwa suhu minimum di wilayah tersebut diperkirakan berkisar antara 6 hingga 8 derajat Celsius, menandai penurunan yang nyata dari suhu minimum Jumat sebesar 9 derajat Celsius. IMD juga memprakirakan bahwa suhu maksimum pada Sabtu kemungkinan akan berkisar sekitar 18 derajat Celsius, dengan kondisi berkabut yang terus berlangsung selama jam-jam pagi.

Selain kabut, IMD telah memperingatkan gelombang dingin yang memengaruhi wilayah-wilayah terpencil di Delhi antara 3 Januari dan 6 Januari. Gelombang dingin dinyatakan ketika suhu minimum turun 4,5 hingga 6,5 derajat Celsius di bawah rata-rata musiman. Kondisi serupa juga diperkirakan terjadi di kantong-kantong terpencil Haryana selama periode ini.

Meski kabut asap terus bertahan, terjadi peningkatan kecil dalam kualitas udara dibandingkan awal pekan ini.

Pada Jumat, rata-rata AQI 24 jam Delhi berada di 236, meningkat signifikan dari 380 yang tercatat sehari sebelumnya, yang telah turun ke kategori ‘sangat kurang’. Pejabat cuaca mengaitkan peningkatan kecil tersebut dengan perubahan pola angin dan suhu.

Pada Jumat, suhu maksimum di kota itu menetap pada 17,4 derajat Celsius, hampir 1,9 derajat di bawah normal, sementara suhu minimum tercatat 9,1 derajat Celsius, sekitar 2,2 derajat di atas rata-rata musiman, demikian kata IMD.

Berdasarkan standar CPCB, AQI antara 201 dan 300 diklasifikasikan sebagai ‘kurang’, sedangkan pembacaan antara 301 dan 400 masuk kategori ‘sangat kurang’. Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara telah memperingatkan bahwa kualitas udara kemungkinan akan tetap dalam kategori ‘kurang’ pada Sabtu dan dapat memburuk lebih lanjut menjadi ‘sangat kurang’ antara 4 Januari dan 5 Januari, tergantung pada kondisi cuaca yang berlaku.

Otoritas terus memantau situasi secara ketat, mendesak warga agar tetap waspada karena kondisi musim dingin semakin intens di seluruh wilayah.

MENAFN03012026000231011071ID1110549869

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan