Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Sedang berlangsung sebuah kisah yang cukup serius melibatkan João Carlos Mansur dan pasar keuangan Brasil. Pria ini adalah pendiri Reag Investimentos, yang pernah mengelola lebih dari R$ 341 miliar aset, tetapi sekarang menjadi pusat penyelidikan serius tentang kejahatan terorganisir dan hubungan dengan PCC.
Mansur dijadwalkan memberikan kesaksian di CPI Kejahatan Terorganisir pada 11 Maret, tetapi diperkirakan akan diam sesuai keputusan STF. Pengusaha ini memiliki pengalaman lebih dari 35 tahun di bidang keuangan dan lulusan ilmu akuntansi. Sepanjang kariernya, dia telah menyusun lebih dari 200 dana investasi.
Reag didirikan pada 2012 dan berkembang cukup pesat di pasar pengelolaan kekayaan. Mansur menjabat sebagai ketua dewan hingga Oktober 2025, ketika dia mengundurkan diri karena perusahaan menjadi sasaran penyelidikan. Dia juga pendiri Ciabrasf dan pernah bekerja di perusahaan besar seperti PricewaterhouseCoopers, Monsanto, dan GetNinjas. Bahkan pernah bekerja di Trump Realty Brazil, perusahaan proyek properti dengan merek Trump.
Namun, situasi menjadi rumit pada 2025. João Carlos Mansur menjadi target dari Operação Carbono Oculto, yang menyelidiki penipuan dan pencucian uang di sektor bahan bakar yang melibatkan PCC. Reag juga muncul dalam penyelidikan tentang Banco Master. Menurut Bank Sentral, dana dari Reag Trust menyusun operasi ilegal antara Juli 2023 dan Juli 2024. Perusahaan ini juga menjadi sasaran dari Operação Compliance Zero, yang menyelidiki penerbitan surat berharga palsu. Banco Master dilikuidasi oleh BC pada Januari 2026.
Yang menarik adalah bahwa Mansur tidak hanya terlibat di pasar keuangan. Dia juga memiliki pengaruh di dunia sepak bola. Dia pernah menjadi anggota dewan Palmeiras dan merupakan calon terkuat untuk posisi dewan pada 2024 dengan 168 suara. Dia terlibat dalam negosiasi terkait Allianz Parque. Antara Desember 2024 dan Oktober 2025, dia menjabat sebagai ketua dewan Revee, perusahaan pengembangan arena. Reag Capital Holding juga mengelola dana terkait Neo Química Arena, milik Corinthians.
Ini adalah kasus yang menunjukkan bagaimana koneksi antara keuangan, sepak bola, dan kejahatan terorganisir bisa sangat dalam di Brasil. Perjalanan João Carlos Mansur adalah contoh dari hal ini.