Saya baru saja mengetahui sesuatu yang hampir terdengar tidak nyata: ada sebuah sungai di Afrika yang lebih dalam daripada banyak bagian lautan. Kita berbicara tentang Sungai Kongo, yang mencapai kedalaman 220 meter di titik terendahnya. Untuk memberi gambaran, itu hampir setara dengan gedung bertingkat 70 di bawah air.



Yang menarik adalah bahwa sungai terdalam di dunia bukanlah Nil maupun Amazon, meskipun keduanya terkenal. Kongo berasal di timur laut Zambia dan membentang sekitar 4.700 kilometer melintasi beberapa negara Afrika hingga bermuara di Atlantik. Debit airnya sangat besar: lebih dari 41.000 meter kubik per detik, hanya dikalahkan oleh Amazon.

Tapi di sinilah yang benar-benar menarik. Sungai ini tidak hanya dalam, tetapi hampir seperti makhluk asing. Memiliki ngarai bawah laut, jeram-jeram yang ganas seperti Air Terjun Livingstone yang membuat navigasi menjadi mimpi buruk. Airnya berwarna merah begitu intens sehingga bisa terlihat dari luar angkasa. Dan kehidupan di dalamnya sangat unik: lebih dari 700 spesies ikan, 80% endemik, banyak yang beradaptasi dengan kegelapan total di kedalaman.

Menamainya sebagai sungai terdalam di dunia adalah hal yang terlalu meremehkan. Ini hampir seperti ekosistem paralel yang kebanyakan dari kita bahkan tidak tahu keberadaannya. Kongo mewakili sedikit dari apa yang masih kita ketahui tentang planet kita sendiri.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan