Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Jika Anda mengalami nyeri usus besar atau menderita iritabilitas usus, Anda mungkin sudah tahu betapa tidak nyamannya kondisi ini. Sebenarnya, ada beberapa penyebab di baliknya, mulai dari penyakit Crohn hingga kolitis dan infeksi, tetapi yang penting adalah mengetahui apa yang harus diminum untuk mengurangi peradangan usus secara efektif.
Hal pertama yang harus Anda pahami adalah bahwa pola makan memainkan peran penting. Dokter biasanya menyarankan penyesuaian diet yang benar-benar efektif. Menurut Institut Nasional Diabetes dan Penyakit Pencernaan dan Ginjal Amerika Serikat, kuncinya adalah meningkatkan serat, menghilangkan gluten, dan mengikuti diet rendah FODMAP, yang pada dasarnya adalah karbohidrat yang tidak diserap dengan baik oleh usus kecil Anda.
Sekarang, ketika berbicara tentang serat, harus dilakukan dengan hati-hati. Bukan berarti makan dalam jumlah besar sekaligus, karena itu bisa menyebabkan lebih banyak gas dan memperburuk gejala. Serat larut yang ditemukan dalam produk gandum utuh dan sayuran adalah yang paling efektif untuk meredakan sindrom iritasi usus.
Gluten adalah musuh umum lainnya. Terdapat dalam gandum, barley, dan rye, dan meskipun Anda tidak memiliki penyakit celiac, gluten dapat memperparah gejala secara signifikan. Oleh karena itu, para ahli merekomendasikan mengurangi konsumsi sereal, biji-bijian, pasta, dan produk olahan secara umum.
Mengenai diet rendah FODMAP, ini berarti menghindari makanan yang sulit dicerna. Di sini termasuk buah seperti apel, beri, ceri, mangga, pir, plum, dan semangka; sayuran seperti artichoke, asparagus, kacang-kacangan, kol, dan kembang kol; juga lentil, jamur, bawang, produk susu, madu, dan pemanis buatan seperti sorbitol atau xylitol.
Namun, bukan hanya menghindari hal-hal tertentu. Ada makanan yang bisa Anda konsumsi tanpa masalah. Pisang, persik, sayuran seperti bayam, wortel, bayam, dan labu; protein seperti ayam, daging rebus, dan telur adalah pilihan yang aman.
Jika Anda mencari apa yang harus diminum untuk mengurangi peradangan usus selain mengubah pola makan, ada beberapa pengobatan rumahan yang menarik. Jus sage atau lidah buaya dengan madu populer, disarankan satu gelas per hari saat perut kosong. Anda juga bisa bergantian infus mint dan chamomile sepanjang hari, yang memiliki efek menenangkan. Mengunyah licorice juga merupakan pilihan karena memiliki sifat antispasmodik dan antiinflamasi yang meredakan rasa berat dan gangguan pencernaan.
Probiotik adalah elemen lain yang patut dipertimbangkan. Mereka membantu mengembalikan keseimbangan bakteri di usus Anda dan secara signifikan mengurangi peradangan usus besar.
Yang penting diingat adalah bahwa jika gejala tidak membaik dengan perubahan ini, selalu lebih baik berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan pengobatan yang lebih personal. Kadang-kadang, apa yang harus diminum untuk mengurangi peradangan usus memerlukan intervensi profesional yang lebih spesifik sesuai kasus Anda.