Jadi saya baru saja menelusuri peringkat IMDB akhir-akhir ini dan menemukan pola menarik dengan film romantis yang benar-benar menghancurkanmu secara emosional. Kamu tahu bagaimana rom-com biasanya berakhir dengan semua orang bahagia dan jatuh cinta? Ya, film-film ini tidak seperti itu. Pilihan romantis sedih ini sebenarnya menangkap sesuatu yang nyata tentang hubungan yang biasanya diabaikan Hollywood.



Mari mulai dengan Titanic (7.9/10) - tetap relevan dan bagus. James Cameron benar-benar memahami bagaimana membuat dua orang dari dunia yang berbeda merasa takdir bersama, meskipun kamu tahu persis ke mana arahnya. Romansa Rose dan Jack indah karena memang sudah ditakdirkan gagal. Kapal tenggelam dan tiba-tiba semua gairah itu diuji dengan cara terburuk.

Lalu ada A Walk to Remember (7.3/10), yang pada dasarnya adalah kelas master Nicholas Sparks dalam membuatmu menangis terisak-isak. Dua remaja dari latar belakang berbeda bertemu saat kerja bakti dan jatuh cinta dengan keras. Nuansa coming-of-age yang murni sampai akhirnya benar-benar tidak lagi. Akhirnya terasa berbeda saat kamu menyadari apa yang sebenarnya sedang terjadi.

The Fault in Our Stars (7.6/10) mengambil pendekatan berbeda - ini tentang dua orang yang bertemu di grup dukungan kanker dan memutuskan untuk benar-benar hidup daripada sekadar bertahan. Mereka melakukan perjalanan ini, koneksi mereka semakin dalam, dan itu benar-benar indah. Tapi hidup tidak adil, dan film ini tidak berpura-pura sebaliknya. Ini romantis, tentu saja, tetapi juga jujur tentang apa yang terjadi ketika penyakit menjadi bagian dari cerita.

Me Before You (7.4/10) mungkin adalah tontonan paling tidak nyaman di daftar ini. Film ini mengeksplorasi depresi dan apa yang terjadi ketika seseorang yang kamu cintai membuat pilihan yang tidak bisa kamu terima. Diformulasikan sebagai romansa, tetapi sebenarnya tentang kehilangan dan batasan apa yang bisa diperbaiki oleh cinta. Bukan akhir rom-com sedih yang biasa.

Remember Me (7.1/10) dimulai dengan pertemuan kebetulan antara Ally dan Tyler, yang menyimpan trauma serius. Hubungan ini terasa nyata sampai akhirnya tidak lagi - ternyata Tyler punya motif tersembunyi. Mereka berjuang melewati itu, tetapi kemudian 9/11 terjadi dan semuanya berubah. Itu pengingat bahwa terkadang kejadian eksternal benar-benar menghancurkan apa yang telah kamu bangun.

Akhirnya, Romeo and Juliet karya Franco Zeffirelli tahun 1968 (7.6/10) - adaptasi yang benar-benar menangkap Shakespeare dengan tepat. Dua remaja dari keluarga yang bermusuhan, pernikahan rahasia, seluruh kisah tragisnya. Sudah dilakukan berkali-kali, tetapi versi ini menangkap mengapa cerita ini tetap penting: terkadang cinta itu nyata dan kuat, tetapi tetap saja tidak cukup untuk menyelamatkanmu.

Yang menarik dari semua film romantis sedih ini adalah mereka tidak sinis terhadap cinta - mereka sebenarnya lebih jujur tentangnya daripada kebanyakan rom-com. Mereka mengakui bahwa terkadang akhir cerita bukanlah perjalanan matahari terbenam dan bahagia selamanya. Kadang-kadang, itu hanya nyata, rumit, dan menyakitkan. Jika kamu suka film yang benar-benar membuatmu merasakan sesuatu, ini layak untuk diinvestasikan secara emosional.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan