Situasi menarik sedang berkembang di sekitar Anthropic. Administrasi Trump baru saja memasukkan perusahaan ini ke dalam daftar hitam, dan sekarang lembaga federal AS tidak akan dapat menggunakan produk mereka. Trump menyebut ini sebagai ancaman terhadap keamanan nasional, bahkan dengan ungkapan yang cukup keras.



Seluruh cerita dimulai dari konflik antara Anthropic dan Pentagon. Militer ingin mendapatkan akses penuh ke Claude, tetapi perusahaan menolak. Menurut pimpinan Anthropic, mereka hanya bersikeras pada dua pengecualian — larangan pengawasan terhadap warga AS dan larangan penggunaan senjata otonom. Tampaknya kondisi yang masuk akal, tetapi Trump dan timnya menganggap ini sebagai ketidakpatuhan.

Yang lucu adalah, di tengah skandal ini, OpenAI, pesaing utama Anthropic, sudah menandatangani kontrak dengan Departemen Pertahanan. Dan di sinilah muncul poin menarik: CEO Sam Altman menyatakan bahwa OpenAI setuju dengan syarat yang sama yang diajukan oleh Anthropic. Jadi, masalahnya bukan pada syarat-syarat tersebut secara umum, melainkan pada sesuatu yang lain.

Menteri Pertahanan Hegset memberi isyarat bahwa Anthropic sekarang dilarang bagi semua yang bekerja dengan militer AS. Tetapi di perusahaan sendiri, mereka membantah hal ini, merujuk pada undang-undang yang berlaku. Tentu saja, sulit untuk memahami sepenuhnya situasi ini, tetapi tampaknya ini adalah permainan politik murni. Trump menekan Anthropic, OpenAI mendapatkan kontrak, dan semua orang tampak puas. Menarik untuk melihat bagaimana ini akan mempengaruhi perkembangan industri AI secara keseluruhan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan