Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Pertahanan Minta Penundaan Sidang Pendahuluan Kasus Pembunuhan Charlie Kirk
(MENAFN) Para pengacara yang mewakili pria yang dituduh membunuh aktivis AS Charlie Kirk telah meminta penundaan sidang pendahuluannya, yang semula dijadwalkan pada Mei, dengan alasan kebutuhan untuk meninjau bukti yang sangat banyak, sebagaimana disebutkan dalam laporan.
Kirk ditembak mati pada 10 September tahun lalu saat berbicara kepada para mahasiswa di Utah Valley University di Orem, sekitar 40 mil (64,4 kilometer) di selatan Salt Lake City. Tyler Robinson, 22, ditangkap tak lama setelah insiden tersebut dan masih ditahan. Ia menghadapi satu dakwaan pembunuhan dengan pemberatan yang menargetkan korban, bersama dengan beberapa tuduhan kejahatan lainnya.
Pengacara Robinson berargumen bahwa jaksa penuntut belum menyediakan seluruh bukti, dan bahwa diperlukan waktu tambahan untuk memastikan sidang yang adil serta melindungi hak konstitusionalnya. Permohonan, yang diajukan pada Jumat, mengutip Amandemen Keenam dan Kedelapan terhadap Konstitusi AS.
“Mr. Robinson meminta untuk melanjutkan sidang pendahuluan yang dijadwalkan pada Mei 2026 ke suatu jadwal yang memungkinkan dirinya dan penasihatnya menerima penemuan (discovery) yang diperlukan untuk persiapan sidang pendahuluan,” bunyi berkas tersebut.
Pihak pembela juga mencatat bahwa sebuah laporan dari Biro Alkohol, Tembakau, Senjata Api, dan Bahan Peledak (ATF) adalah “tidak mampu” untuk secara definitif mengaitkan serpihan peluru yang ditemukan selama otopsi dengan senapan yang ditemukan di dekat lokasi kejadian. “Terkait bukti senjata api, pihak pembela telah diberikan laporan ringkasan ATF yang menunjukkan bahwa ATF tidak mampu mengidentifikasi peluru yang ditemukan saat otopsi dengan senapan yang diduga terkait dengan Mr. Robinson,” tambah permohonan tersebut.
MENAFN31032026000045017640ID1110922682