Dari Patung Pasir Setinggi 15 Kaki Hingga Laddu Seberat 7.000 Kg: Hanuman Jayanti Dirayakan Dengan Semangat Tinggi di Seluruh Negeri

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

(MENAFN- IANS) Mumbai/Surat, 2 April (IANS) Patung pasir setinggi 15 kaki dari Dewa Hanuman dan ‘laddu’ seberat 7.000 kg menjadi di antara sorotan saat negara ini, pada hari Kamis, merayakan Hanuman Jayanti. Orang-orang, di berbagai bagian negara, mengunjungi kuil dalam jumlah besar untuk memanjatkan doa kepada Dewa Hanuman.

Di Pantai Juhu di Mumbai, seniman pasir Laxmi Gaud membuat patung pasir setinggi 15 kaki dari Dewa Hanuman.

“Setiap tahun saya membuat patung pasir kecil dari Dewa Hanuman pada Hanuman Jayanti, tetapi tahun ini saya membuat yang besar. Dibutuhkan 15 jam untuk membuatnya ini. Kami mulai kemarin sore, pukul 2 siang, dan selesai pada pagi hari, pukul 5 pagi,” katanya kepada IANS.

Ia menambahkan, “Kami menggunakan mesin JCB untuk mengumpulkan pasir dan mulai membuat patung dari bagian wajah. Kami menggunakan warna rangoli untuk mewarnainya.”

Gaud juga menyebutkan tentang pengabdiannya kepada Dewa Ram, yang, menurut mitologi Hindu, disembah oleh Dewa Hanuman.

Ia berkata, “Karena Dewa Hanuman adalah pengabdi terbesar dari Dewa Ram, saya percaya bahwa dengan membuat patung-Nya hari ini, kami juga mendoakan Dewa Ram. Orang-orang di mana-mana merayakan Hanuman Jayanti hari ini sebagaimana Ram Navami juga dirayakan (beberapa hari yang lalu).”

“Pada hari yang penuh keberuntungan ini, saya berdoa agar kedamaian berlaku di negara ini dan agar perang (konflik Asia Barat) berhenti,” tambahnya.

Sementara itu, para penganut berkumpul untuk memanjatkan doa di Kuil Pardeshwar Mahadev di Atal Ashram, yang terletak di Surat, Gujarat.

Mahant Batukgiri Maharaj dari ashram itu mengatakan bahwa ‘laddu’ raksasa seberat 7.000 kg telah disiapkan dan dipersembahkan kepada Dewa Hanuman pada kesempatan festival tersebut.

“Kami telah mempersembahkan ‘laddu’ seberat 7.000 kg kepada Dewa Hanuman. Pekerjaan untuk menyiapkan laddu dimulai pukul 10 pagi pada 30 Maret dan selesai pada tengah malam 1 April,” katanya kepada IANS.

Ia juga mengatakan, “Kita semua harus ingat bahwa perayaan untuk menandai kelahiran Dewa Hanuman telah diatur oleh Dewa Hanuman sendiri. Bukan oleh saya, juga bukan oleh penganut lainnya. Apa pun bahan yang digunakan dalam pembuatan ‘laddu’ ini telah dikirim oleh Tuhan sendiri. Mari kita rayakan kesempatan ini bersama-sama dan jaga keyakinan serta pengabdian kita kepada Dewa Hanuman.”

“Laddu ini dibagikan sebagai ‘prasad’ kepada para penganut. Selain itu, kami juga telah menyiapkan makanan dan ‘prasad’ untuk sekitar 30.000 hingga 40.000 orang,” tambah Mahant Batukgiri Maharaj.

Riddhi Raval, yang berprofesi sebagai aktris dan datang untuk mencari berkah di kuil, mengatakan, “Saya mengimbau semua orang untuk datang ke sini dan merasakan pengabdian tempat ini serta mengambil ‘prasad’, yaitu ‘laddu’ seberat 7.000 kg.”

Seorang penganut lainnya menambahkan, “Dewa Hanuman adalah ‘sankat mochan’ (penolong dari kesulitan). Saya berdoa agar setiap orang terbebas dari kesulitan mereka dan saya juga berdoa untuk kedamaian dan kebahagiaan di negara ini.”

MENAFN02042026000231011071ID1110935199

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan