Morgan Stanley: Meskipun volatilitas baru-baru ini, sektor pertahanan Uni Eropa tetap memiliki peluang beli

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Investing.com – Morgan Stanley menyatakan, sektor pertahanan Eropa dalam beberapa bulan terakhir mengalami volatilitas yang signifikan, meskipun fundamentalnya kuat, namun harga saham telah turun sekitar 20% dari level tertinggi sebelumnya.

Rasio price-to-earnings untuk sektor ini telah turun dari 23 kali menjadi sekitar 20 kali, mencapai batas bawah dari kisaran tipikalnya. Meski perkembangan situasi geopolitik baru-baru ini yang melibatkan Iran, Greenland, dan Venezuela telah memperkuat alasan bagi Eropa untuk meningkatkan belanja pertahanan, penurunan ini tetap terjadi.

Morgan Stanley mengaitkan kinerja yang kurang memuaskan akhir-akhir ini pada beberapa faktor, termasuk penjualan didorong posisi (position-driven) akibat kekhawatiran pasar dari hedge fund yang mengurangi eksposur selama konflik Timur Tengah. Karena konflik Rusia-Ukraina dan pergeseran komitmen koalisi AS, sektor ini sebelumnya menjadi favorit investor.

Prospek pertumbuhan sektor pertahanan di wilayah lain membaik, terutama di AS, di mana rancangan anggaran presiden yang akan segera diumumkan dapat berupaya menaikkan anggaran pertahanan sebesar 50% hingga $1,5 triliun. Perusahaan-perusahaan pertahanan di Asia juga melihat peluang seiring ketegangan regional dan dorongan terhadap potensi ekspor ke Eropa.

Konflik di Timur Tengah memicu perdebatan mengenai prioritas antara senjata tradisional dan senjata modern. Namun, Morgan Stanley berpendapat bahwa, mengingat kekurangan investasi selama 30 tahun dan ancaman berbasis darat yang potensial, Eropa perlu berinvestasi pada kedua kategori tersebut.

Perusahaan tersebut mencatat bahwa, aksi militer AS mungkin akan mengalihkan sumber daya dari Ukraina, dan Pentagon sedang mempertimbangkan untuk memindahkan kembali pencegat pertahanan udara ke Timur Tengah. Pernyataan terbaru dari pemerintah AS menunjukkan pendekatan yang lebih transaksional terhadap NATO dan kemitraan dengan mitra Eropa.

Selain itu, diperkirakan pelonggaran sanksi terhadap minyak Rusia akan menambah pendapatan Rusia sekitar $150 juta per hari, yang dapat memperkuat posisinya di Ukraina.

Dokumen ini diterjemahkan dengan bantuan kecerdasan buatan. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan kami.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan