Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Mencapai $200! Kontrak berjangka diesel Eropa mencapai level tertinggi sejak 2022, krisis bahan bakar semakin memburuk
Akibat konflik di Timur Tengah, lalu lintas di Selat Hormuz terhambat, dan pasar bahan bakar global kini menghadapi guncangan pasokan yang serius.
Harga berjangka diesel Eropa melonjak pada Kamis hingga level tertinggi sejak 2022. Di pasar London, sempat menyentuh 1493.25 dolar AS per ton, atau setara lebih dari 200 dolar AS per barel, kenaikan sebesar 9.4%. Karena terhentinya pengiriman melalui selat, peredaran produk minyak jadi seperti diesel hampir berhenti, sementara sebagian kilang juga terpaksa menurunkan produksi akibat pembatasan impor minyak mentah. Pedagang global mempercepat penataan sumber daya, dan banyak kargo diesel telah dialihkan.
Ketegangan pasokan ini telah memicu perhatian luas di pasar. Sejumlah pedagang dan analis memperingatkan bahwa jika Selat Hormuz tidak dapat dipulihkan dalam beberapa minggu ke depan, Eropa akan menghadapi risiko kekurangan diesel, dan wilayah seperti Amerika Latin diperkirakan akan menanggung tekanan serupa.
Kerongkongan Timur Tengah Tersumbat, Kekurangan Diesel Eropa Semakin Dekat
Selat Hormuz merupakan jalur pengangkutan energi yang krusial secara global. Sejak konflik di Timur Tengah meletus, jumlah kapal yang melintas sebelumnya turun tajam, sehingga jalur pengangkutan produk minyak olahan hampir ditutup. Di saat peredaran produk minyak jadi seperti diesel terhambat, pengetatan pasokan minyak mentah juga memaksa para pengolah untuk secara proaktif menurunkan tingkat operasional, sehingga semakin mengurangi produksi produk minyak jadi.
Menghadapi celah pasokan, pedagang global sudah mulai mengalihkan kapal kargo diesel yang sebelumnya dikirim ke wilayah lain. Jarak pengangkutan menjadi jauh lebih panjang, biaya operasional meningkat, dan harga di tingkat terminal pun ikut naik.
Eropa merupakan wilayah pengimpor diesel bersih, dan kapasitas produksi domestik dalam jangka panjang tidak dapat memenuhi konsumsi, sehingga ketergantungan pada pasokan dari luar cukup tinggi. Sebelumnya, kapal kargo produk minyak dari Timur Tengah menjadi sumber tambahan penting; kini kanal tersebut nyaris terhenti.
Beberapa pedagang dan analis menyatakan bahwa jika selat terus mengalami gangguan, pasar Eropa mungkin menghadapi kekurangan diesel yang nyata dalam beberapa minggu, dan Amerika Latin juga akan menanggung tekanan serupa. Diesel sebagai bahan bakar utama untuk industri, logistik, dan pertanian; kenaikan harganya yang berkelanjutan berpotensi memberikan penularan langsung ke perekonomian riil.
Peringatan risiko dan ketentuan penyangkalan tanggung jawab