Pemerintah kembali mengalami penghentian, kali ini langsung mempengaruhi jadwal pengumuman data ketenagakerjaan AS. Baru saja melihat pemberitahuan dari Biro Statistik Tenaga Kerja AS, laporan ketenagakerjaan bulan Januari yang semula dijadwalkan dirilis pada 6 Februari harus ditunda, dan laporan lowongan pekerjaan bulan Desember juga ikut tertunda.



Bicara soal ini, ini bukan kali pertama terjadi. Pada musim gugur tahun lalu, penghentian selama 43 hari yang mencatat rekor langsung mengacaukan irama data ekonomi utama. Saat itu, data non-pertanian bulan September tertunda hingga November, dan data bulan Oktober serta November bahkan digabungkan dan dirilis bersama pada bulan Desember. Sekarang kembali terjadi, pasar semakin haus akan data ketenagakerjaan AS.

Masalahnya, sinyal ekonomi saat ini benar-benar cukup kontradiktif. Di satu sisi, GDP selama periode September hingga November tumbuh dengan kecepatan tercepat dalam dua tahun terakhir, menunjukkan ekonomi yang sangat kuat. Tapi di sisi lain, pasar tenaga kerja tampak agak lemah—sejak Maret, rata-rata penambahan pekerjaan bulanan hanya 28.000, jauh dari gelombang perekrutan 400.000 per bulan setelah pandemi. Perusahaan besar seperti Amazon dan UPS baru-baru ini juga melakukan PHK massal, membuat orang harus meragukan kondisi pasar tenaga kerja yang sebenarnya.

Para ekonom saat ini sedang memikirkan, apa arti semua ini. Ada yang berpendapat bahwa perekrutan akan meningkat untuk menyesuaikan pertumbuhan ekonomi, sementara yang lain merasa pertumbuhan ekonomi akan melambat agar menyesuaikan dengan kelemahan lapangan kerja. Ada juga kemungkinan ketiga—kemajuan teknologi AI dan otomatisasi mungkin memungkinkan ekonomi tumbuh pesat tanpa menciptakan banyak pekerjaan. Jika asumsi ini benar, dampaknya terhadap pasar tenaga kerja akan sangat dalam.

Ketua Federal Reserve Powell bulan lalu mengatakan bahwa tingkat pengangguran menunjukkan perbaikan dan pertumbuhan ekonomi mempercepat, tetapi penundaan pengumuman data ketenagakerjaan AS kali ini akan membuat pembuat kebijakan dan pelaku pasar semakin sulit menilai kondisi pasar tenaga kerja secara akurat. Tanpa data kunci ini, tingkat kesulitan pengambilan keputusan pasti akan meningkat.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan