Kekeliruan Domino's Ajmer: Pesanan Vegetarian Berubah Menjadi Non-Veg, Pelanggan Mengatakan Keyakinan Agama Tersinggung

(MENAFN- AsiaNet News)

Sebuah kontroversi besar meletus di Ajmer, Rajasthan, setelah seorang pelanggan diduga disajikan pizza non-vegetarian alih-alih pizza vegetarian oleh Domino’s. Insiden ini menimbulkan kekhawatiran tentang penanganan makanan dan sensitivitas pelanggan. Kasus tersebut terjadi di area Vaishali Nagar, tempat seorang warga mengklaim bahwa keyakinan agamanya tersinggung setelah terjadi kekeliruan.

Pelanggan tersebut, Love Agarwal, telah melakukan pemesanan online untuk pizza vegetarian dari gerai Domino’s yang berlokasi di CSM Mall di Panchsheel Nagar. Menurutnya, petugas pengantar yang diidentifikasi sebagai Rajjak menyerahkan pesanan itu di rumahnya. Setelah mulai makan, Love menyadari adanya rasa yang berbeda, menurut laporan NDTV.

Saat memeriksa dengan saksama, ia menyadari bahwa pizzanya adalah non-vegetarian. Hal itu menjadi kejutan baginya, karena ia menjalani gaya hidup vegetarian yang ketat.

‘Sentimen keagamaan tersakiti’

Love Agarwal mengatakan bahwa ia adalah pribadi yang sangat religius dan tidak mengonsumsi makanan non-vegetarian. Ia juga menyatakan bahwa makanan non-veg tidak diperbolehkan di rumahnya.

Ia mengatakan bahwa memakan non-veg tanpa disadari menyebabkan tekanan emosional baginya. Ia menelepon gerai tersebut dan memberi tahu mereka tentang masalah tersebut, dengan mengatakan ini bukan sekadar kesalahan pengantaran, melainkan masalah serius yang berkaitan dengan keyakinannya.

Respons dan permintaan maaf dari perusahaan

Sekitar 30 menit setelah pengaduan, manajer area, Rahman, menghubungi pelanggan tersebut. Ia mengakui kesalahan itu dan menggambarkannya sebagai ‘kesalahan manusia’. Manajer tersebut menawarkan pengembalian dana untuk pesanan dan meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Namun, respons ini tidak memuaskan pelanggan.

Pelanggan menolak pengembalian dana, menuntut akuntabilitas

Love Agarwal bereaksi keras terhadap penawaran pengembalian dana tersebut. Ia mengatakan bahwa masalah ini bukan soal uang, melainkan soal keyakinan agamanya. Ia mempertanyakan manajer tersebut, dengan menanyakan apakah pengembalian dana bisa membatalkan apa yang sudah terjadi. Ia juga mengatakan bahwa perusahaan memperlakukan masalah serius itu terlalu ringan.

Pelanggan tersebut menuntut permintaan maaf secara tertulis dari pihak toko dan tindakan tegas terhadap mereka yang bertanggung jawab.

Pizza segar dikirim, tetapi kemarahan tetap ada

Setelah situasi memburuk, gerai tersebut mengirim pizza vegetarian segar kepada pelanggan sekitar satu jam kemudian. Namun, Lav mengatakan bahwa hal itu tidak menyelesaikan masalah. Ia bersikeras bahwa harus ada langkah-langkah untuk memastikan kesalahan seperti itu tidak terjadi lagi, terutama dalam kasus yang melibatkan preferensi makanan yang terkait dengan agama.

Insiden menjadi viral di media sosial

Masalah ini mendapat perhatian setelah rekaman panggilan dan tagihan pesanan dibagikan di media sosial. Banyak pengguna mengkritik rantai makanan tersebut dan mempertanyakan kontrol kualitas serta proses pengantarannya.

Warga setempat juga mengangkat kekhawatiran tentang bagaimana makanan vegetarian dan non-vegetarian ditangani.

Orang-orang di area tersebut menyarankan agar gerai makanan menjaga pemisahan ketat antara item vegetarian dan non-vegetarian. Sebagian lainnya juga menyerukan dapur dan sistem pengantaran yang terpisah untuk menghindari kekeliruan seperti itu.

MENAFN31032026007385015968ID1110923063

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan