Perkiraan kuartal kedua tahun ini untuk Bitcoin cukup mengkhawatirkan, baik dari sisi teknikal maupun data on-chain keduanya mengalami tekanan



Pada kuartal pertama 2026, performa Bitcoin mengecewakan. Saat ini harga transaksi sekitar 66.500 dolar AS, turun hampir 50% dari puncak sekitar 125.000 dolar AS pada Oktober 2025.

Di tengah ketidakpastian makroekonomi dan geopolitik yang terus menekan aset risiko, Bitcoin kekurangan dukungan struktural utama, membuat prospek pasar saat memasuki kuartal kedua menjadi sangat suram, tanpa katalis bullish yang jelas.

Dari sisi teknikal, tren penurunan yang mendominasi pergerakan harga Bitcoin sejak akhir 2025 masih berlangsung. Rata-rata pergerakan 100 hari (sekitar 77.000 dolar AS) dan 200 hari (sekitar 85.000 dolar AS) menunjukkan pola crossover penurunan yang berkelanjutan.

Selain itu, wilayah support utama di kisaran 75.000-80.000 dolar AS telah berubah menjadi resistance, dan beberapa kali gagal ditembus pada bulan Maret.

Support saat ini berada di sekitar 60.000 dolar AS, level ini pernah berfungsi sebagai support saat penurunan tajam di Februari. Jika level ini ditembus secara efektif, Bitcoin berisiko turun ke area 50.000 dolar AS.

Sementara itu, indeks kekuatan relatif (RSI) berkisar di sekitar 40, mencerminkan pasar sedang berusaha stabil tetapi belum menunjukkan pembalikan tren, sehingga penutupan harian di atas 75.000 dolar AS tetap menjadi syarat minimum untuk membalik tren secara keseluruhan.

Dari data on-chain, cadangan di bursa Bitcoin turun ke sekitar 2,46 juta BTC, mencapai level terendah sepanjang masa, penurunan ini cukup signifikan dalam beberapa minggu terakhir. Secara umum, penurunan cadangan di bursa biasanya dianggap sebagai sinyal bullish karena pasokan jual langsung berkurang.

Namun, meskipun cadangan di bursa menurun, harga juga sedang turun. Fenomena ini menunjukkan bahwa meskipun Bitcoin terus keluar dari bursa, belum ada permintaan baru yang masuk ke pasar. Oleh karena itu, hanya dengan masuknya pembeli baru, harga dapat benar-benar mengalami kenaikan.

Kesimpulannya, Bitcoin menghadapi tantangan berat di kuartal kedua tahun ini. Para pelaku pasar perlu memperhatikan dua poin utama: pertama, pergerakan harga di level support 60.000 dolar AS dan resistance 75.000 dolar AS; kedua, apakah data on-chain menunjukkan sinyal permintaan baru. Hanya jika kedua aspek ini menunjukkan perubahan positif, Bitcoin berpeluang membalik tren turun.

#Pergerakan BTC
BTC-2,44%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan