Saham Pertumbuhan Ini Turun 20% -- dan Itulah Mengapa Anda Harus Membelinya

Bukan rahasia lagi bahwa Amazon (AMZN +1.10%) telah menjadi salah satu saham berkinerja terbaik sepanjang masa. Itulah sebabnya agak mengagetkan melihat sahamnya turun 20% dari level tertingginya. Namun bahkan saham terbaik pun mengalami penurunan.

Ironisnya, penurunan adalah saat investor jangka panjang bisa menghasilkan uang paling banyak. Saham kelas dunia seperti Amazon tidak akan sering mengalami penawaran. Jika dinilai berdasarkan arus kas dari aktivitas operasi, saham Amazon hampir menjadi yang termurah dalam satu dekade.

Berikut dua alasan besar mengapa investor seharusnya membeli saham yang sedang turun ini.

Sumber gambar: The Motley Fool.

  1. Investasi AI Amazon kemungkinan akan membuahkan hasil

Salah satu alasan utama penurunan Amazon adalah belanja modalnya (capex) yang melonjak untuk pusat data kecerdasan buatan (AI). Perusahaan berencana menggelontorkan $200 miliar untuk capex tahun ini, naik dari $131,8 miliar yang sudah sangat besar pada 2025. Semua pengeluaran ini menghapus arus kas bebas Amazon, sehingga reaksi pasar bisa dibilang cukup dapat dimengerti.

Namun ini adalah strategi yang sama yang membuat Amazon menjadi raksasa e-commerce. Sangat sulit untuk menjatuhkan Amazon begitu infrastruktur fisiknya mencapai ukuran dan skala yang memungkinkan layanan AI pada kapasitas tertinggi di industri dengan harga terendah. Amazon Web Services (AWS) perusahaan sudah menjadi platform layanan cloud terkemuka di dunia dan pusat profit utama perusahaan. Amazon sedang mengeluarkan dana sekarang untuk memenangkan perang AI kelak.

  1. Ambisi AI melampaui AWS hingga operasi ritel miliknya

Amazon secara agresif mengembangkan AI fisik, seperti teknologi robotika. Bayangkan masa depan di mana mesin, bukan manusia, yang memilih pesanan di pusat distribusi, dan drone serta robot humanoid mengantarkan paket ke depan pintu pelanggan. Amazon menghabiskan $109 miliar untuk pemenuhan pesanan pada 2025. Segmen Amerika Utara, yang mengecualikan AWS, memiliki margin operasi 6,9%.

Perluas

NASDAQ: AMZN

Amazon

Perubahan Hari Ini

(1.10%) $2.30

Harga Saat Ini

$210.57

Poin Data Utama

Kapitalisasi Pasar

$2.3T

Rentang Hari Ini

$208.19 - $213.58

Rentang 52 Minggu

$161.38 - $258.60

Volume

78K

Rata-rata Volume

51M

Margin Kotor

50.29%

Bahkan penghematan biaya 10% hingga 20% dari AI fisik berarti miliaran dolar mengalir ke garis bawah (bottom line) Amazon. Efisiensi yang meningkat itu bisa membuka peluang bagi Amazon untuk merebut pangsa pasar ritel yang lebih besar lagi, karena e-commerce masih hanya 16,6% dari total belanja ritel di Amerika Serikat. Mungkin tidak ada perusahaan yang posisinya lebih baik daripada Amazon untuk memonetisasi AI cloud dan AI fisik sekaligus selama dekade berikutnya.

Mengapa membeli sekarang daripada nanti?

Seiring investasi AI tahap awal ini mulai menghasilkan pendapatan, arus kas Amazon seharusnya pulih dan pada akhirnya mencapai level-level tertinggi baru.

Tentu saja, Amazon memiliki peluang pertumbuhan tambahan di luar ritel dan AWS. Bisnis periklanannya telah menjadi raksasa di industri. Asisten suara Alexa memiliki sekitar 78 juta pengguna di Amerika Serikat. Dan yang tak kalah penting, Amazon Prime menghasilkan pendapatan langganan berulang dari basis global yang diperkirakan lebih dari 220 juta pelanggan, serta merupakan saluran distribusi yang kuat untuk produk atau layanan baru.

Sekarang, ketika saham sedang turun, saatnya untuk membeli. Begitu laporan keuangan Amazon mulai menunjukkan perubahan ini, kemungkinan besar sudah terlambat.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan