RetailPro dan Onebeat Bergabung untuk Mengubah Inventaris menjadi Mesin Keuntungan Real-Time


Temukan berita dan acara fintech teratas!

Berlangganan buletin FinTech Weekly

Dibaca oleh para eksekutif di JP Morgan, Coinbase, Blackrock, Klarna, dan lainnya


Kemitraan Baru untuk Menata Ulang Operasional Ritel

RetailPro, perusahaan Nayax, dan pemimpin global dalam perangkat lunak manajemen ritel, telah mengumumkan kemitraan dengan Onebeat, platform optimisasi inventaris bertenaga AI. Kolaborasi ini bertujuan untuk mengubah data inventaris yang bersifat statis menjadi mesin laba yang dinamis, memberi kemampuan bagi peritel untuk merespons secara instan terhadap perubahan permintaan.

Pengumuman tersebut, yang dibuat pada 4 September 2025, menyoroti tujuan bersama: membantu peritel segmen menengah dan perusahaan tetap bersaing dalam industri di mana ekspektasi pelanggan dan pola belanja berubah dengan cepat.

Membawa AI ke dalam Ekosistem RetailPro

Dengan mengintegrasikan teknologi Onebeat ke dalam perangkat lunak point-of-sale RetailPro yang sudah mapan, kemitraan ini menjanjikan penyampaian kecerdasan real-time di seluruh alokasi inventaris, penetapan harga, dan pengisian ulang. Platform Onebeat terus menganalisis micro-data tingkat toko dan SKU, menghasilkan wawasan yang membantu peritel mengurangi potongan harga, mengurangi stok berlebih, dan meningkatkan tingkat penjualan.

Wawasan-wawasan tersebut secara langsung masuk ke sistem manajemen ritel RetailPro, membuat eksekusi menjadi mulus. Solusi gabungan memungkinkan bisnis membuat keputusan berdasarkan permintaan saat ini, bukan semata-mata mengandalkan data historis.

Menghilangkan Hambatan dalam Manajemen Inventaris

Para eksekutif di Onebeat menekankan bahwa kemitraan ini memberi peritel alat untuk menghapus hambatan tradisional dalam mengelola inventaris. Yishai Ashlag, CEO dan co-founder Onebeat, menggarisbawahi bahwa wawasan real-time membantu peritel menemukan peluang profitabilitas sekaligus mengurangi inefisiensi. Menurutnya, analisis berkelanjutan platform ini menciptakan presisi yang dibutuhkan untuk membuat keputusan lebih cerdas di lingkungan ritel yang tidak dapat diprediksi.

Kepemimpinan RetailPro menggemakan pandangan tersebut. Keren Sharir, Presiden dan CMO Nayax, menjelaskan bahwa misi perusahaan adalah memberdayakan peritel dengan kontrol dan kejelasan yang lebih besar. Sejak Nayax mengakuisisi Retail Pro International pada 2023, perusahaan telah memperluas penawarannya untuk mencakup solusi cloud dan on-premise, program loyalitas, serta alat pemasaran. Kemitraan baru dengan Onebeat membangun strategi itu, dengan fokus menambahkan kecepatan dan profitabilitas pada keputusan ritel harian.

Menangani Tantangan Modern dalam Ritel

Peritel menghadapi tekanan yang semakin besar untuk mengikuti perubahan permintaan sekaligus meminimalkan biaya. Alat inventaris tradisional sering mengandalkan data historis, yang bisa tertinggal dari tren aktual. Hasilnya adalah inventaris berlebih, penjualan yang hilang akibat kehabisan stok, serta potongan harga yang sering yang menggerus margin.

Integrasi RetailPro-Onebeat mengatasi masalah-masalah ini secara langsung. Dengan menghubungkan wawasan permintaan real-time ke eksekusi, peritel dapat meningkatkan perputaran inventaris dan memperkuat profitabilitas tanpa mengorbankan kepuasan pelanggan. Perubahan ini merupakan perubahan operasional bagi peritel yang ingin tetap kompetitif di era ketika kelincahan tidak lagi bersifat opsional.

Konteks Lebih Luas dalam Teknologi Ritel

Kemitraan ini mencerminkan pergerakan yang lebih besar dalam ritel menuju pengambilan keputusan yang digerakkan oleh teknologi. Perusahaan di seluruh sektor berinvestasi pada sistem yang menggabungkan analitik data dengan eksekusi, sering kali melalui platform bergaya fintech yang menawarkan solusi fleksibel dan dapat diskalakan. Dengan menyematkan AI ke dalam fungsi inti ritel, bisnis dapat meningkatkan efisiensi dan membuka peluang pendapatan baru.

Nayax, perusahaan induk RetailPro, sendiri telah tumbuh dari asalnya dalam pembayaran tanpa uang tunai untuk ritel tanpa pengawasan menjadi platform perdagangan global. Dengan lebih dari 1.200 karyawan dan koneksi ke lebih dari 80 merchant acquirer di seluruh dunia, Nayax memposisikan dirinya sebagai penyedia solusi yang luas. Kemitraan dengan Onebeat sesuai dengan dorongan berkelanjutannya untuk menghadirkan alat yang mendorong pendapatan dan efisiensi operasional di berbagai kanal ritel.

Ke Depan

Seiring preferensi konsumen terus berkembang dan margin ritel tetap berada di bawah tekanan, kemitraan seperti ini mungkin akan menentukan arah masa depan industri. Integrasi wawasan berbasis AI dari Onebeat ke dalam sistem manajemen RetailPro merepresentasikan lebih dari sekadar peningkatan teknologi—ini menandakan langkah menuju upaya menjadikan inventaris sebagai pendorong profitabilitas yang langsung.

Peritel yang mengadopsi alat-alat ini bisa melihat peningkatan dalam efisiensi, lebih sedikit potongan harga, dan imbal hasil investasi yang lebih tinggi. Untuk bisnis segmen menengah dan perusahaan, kolaborasi antara RetailPro dan Onebeat menyediakan jalur untuk beroperasi dengan kelincahan yang lebih besar di lingkungan ritel yang semakin kompleks.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan