Logika naratif di balik popularitas besar aset HALO

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

AI · Bagaimana Aset HALO Menjadi Infrastruktur Dasar untuk Era AI?

Oleh Xie Changyan   Penyunting Lin Weiping

Sejak tahun 2026, sementara semua orang masih mengagumi—bahkan cemas—akan kecepatan iterasi AI, konsep aset HALO justru sedang mendapat perhatian dana dari pasar modal; bank investasi besar internasional seperti Goldman Sachs, Morgan Stanley, dan lain-lain juga berkali-kali menekankan tata letak prioritas mereka untuk aset ini.

Gambar ini mungkin dihasilkan oleh AI

Aset HALO berasal dari singkatan “Heavy Assets (aset berat)” dan “Low Obsolescence (tingkat usang yang rendah)”; ciri utamanya adalah skala aset yang besar, iterasi industri yang lambat, arus kas yang stabil, dan inti terletak pada penghalang persaingan serta kualitas aset. Jenis aset seperti ini tidak akan tergantikan di era AI, tetapi juga bukan sekadar “aset orang tua”, melainkan sebagai infrastruktur bagi perkembangan AI. Permintaannya terus kuat, bahkan menentukan daya saing suatu negara di era AI, serta menjadi dukungan penting bagi penerapan industri AI.

Misalnya, sektor kelistrikan adalah perwakilan inti aset HALO. Keunggulan kompetitif antarnegara di masa depan berpusat pada komputasi dan listrik. Sektor pembangkit listrik energi baru seperti tenaga air, tenaga panas, serta tenaga angin, surya, dan penyimpanan semuanya memiliki karakteristik aset berat. Ini menjadi fondasi energi bagi pusat data big data AI serta “jalan raya informasi” agar beroperasi, dan termasuk arah pengembangan prioritas jangka panjang. Logam industri juga merupakan aset HALO inti. Tembaga, aluminium, kobalt, nikel, dan lain-lain memiliki karakteristik aset berat; Amerika Serikat sedang giat mengumpulkan logam seperti tembaga. Hal ini karena pembangunan pusat data big data membutuhkan banyak kabel tembaga, dan jumlah tembaga yang digunakan untuk kendaraan listrik mencapai 4 kali lipat dibanding mobil tradisional. Ketatnya situasi penawaran dan permintaan memberi peluang penetapan ulang harga yang lebih tinggi bagi aset seperti ini.

Sejak awal tahun, kenaikan harga aset-aset ini signifikan, membuktikan nilai investasinya serta preferensi dana.

Lalu, bagaimana aset HALO bisa menjadi terkenal? Jawabannya mungkin adalah kalimat paling mendasar dalam investasi: dalam investasi ada dua arah—satu, yang tidak akan diubah oleh dunia; dan satu lagi, yang mengubah dunia.

Seiring teknologi AI merembes dari model besar ke sisi aplikasi, pasar mulai khawatir bahwa AI akan melakukan “creative destruction” terhadap model bisnis beraset ringan seperti perangkat lunak dan internet. Ketika perangkat lunak mungkin ditulis ulang oleh AI, dana menjadi bingung: apa sebenarnya “parit pertahanan” yang abadi? Jawabannya mungkin adalah hal-hal yang “tidak dapat digantikan oleh AI”.

Maka, demi tujuan menghindari risiko dan mencari kepastian, dana beralih dari sektor yang berpotensi terguncang menuju aset HALO yang memiliki penghalang berbasis wujud, dengan iterasi teknologi yang lambat, sehingga dapat mengimbangi risiko AI.** Dan semakin berkembang AI, semakin penting “penjual alat sekop”. Logika yang keras adalah bahwa perkembangan AI sendiri justru memperkuat ketergantungan pada aset keras nyata seperti HALO.**

Misalnya, setiap kali Anda berbincang dengan Doubao atau Yuanbao, atau setiap instruksi yang Anda berikan kepada lobster, di balik semuanya yang dikonsumsi adalah listrik. Badan Energi Internasional (IEA) menunjukkan bahwa pada 2024, konsumsi listrik pusat data global sekitar 415TWh, dan diperkirakan akan melonjak hingga 945TWh pada 2030, dengan laju pertumbuhan tahunan rata-rata mencapai hingga 15%.

Dari sudut pandang investasi, dalam era AI, investasi perlu menjadikan aset HALO sebagai inti, dengan fokus pada sektor aset berat yang memiliki sifat tidak tergantikan seperti kelistrikan dan logam industri; sekaligus, juga harus mempertimbangkan aset unggulan untuk aplikasi AI seperti robot humanoid. Dengan kembali ke riset fundamental, barulah peluang investasi jangka panjang dapat ditangkap.

(Artikel ini telah dimuat di 《Securities Market Weekly》 edisi 28 Maret.)

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan