Penerbangan Spicejet Kembalikan Orang India dari UEA di Tengah Ketegangan di Asia Barat

(MENAFN- AsiaNet News)

Penerbangan SpiceJet SG 9073 dari Fujirah, UEA, dengan selamat membawa para penumpang kembali ke Bandara Internasional Indira Gandhi (IGI) di New Delhi pada hari Jumat di tengah meningkatnya ketegangan di Asia Barat.

Para penumpang, yang melakukan perjalanan ke UEA untuk menghadiri acara penghargaan Vijay Ratna (VR) pada 28 Februari, menghadapi tantangan besar karena pembatalan beberapa penerbangan yang disebabkan oleh konflik yang sedang berlangsung di wilayah tersebut. Ada 50 penerima penghargaan VR dan sejumlah jurnalis di dalam pesawat.

Penumpang Menceritakan Ujian yang Mencekam

Di antara para penumpang, Vivekanand Hodekar dari Karnataka, yang hadir untuk menghadiri upacara penghargaan, mengatakan bahwa ia panik ketika penerbangannya dibatalkan. Ia mengucapkan terima kasih kepada Ketua dan Direktur Pelaksana (MD) Vijayanand Roadlines Limited (VRL) Group, Dr Vijay Sankeshwar, atas pengaturan makanan, tempat tinggal, dan penerbangan pulang alternatif untuk semua 50 penerima penghargaan.

Para penumpang melakukan perjalanan dari Dubai ke Bandara Fujirah, yang berjarak sekitar dua jam dari Dubai. “Saat kami sampai di bandara, kami melihat beberapa serangan rudal di dekatnya dan menerima peringatan di ponsel kami yang memberi tahu bahwa tidak aman untuk terbang. Kami panik, tetapi setelah beberapa waktu, kami mendapat izin dan naik ke pesawat,” kenang Hodekar. Pesawat lepas landas pada pukul 1 pagi dan mendarat dengan selamat di New Delhi pada pukul 6 pagi. Hodekar menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Sankeshwar atas bantuannya.

Demikian pula, M.B. Shastri, seorang penumpang di dalam pesawat, mengatakan kepada ANI bahwa ia mengetahui pembatalan penerbangan pulangnya saat sedang menghadiri acara penghargaan. “Saya menghadapi banyak masalah dan berpikir saya tidak akan bisa pulang,” katanya.

Seorang jurnalis yang pergi ke Dubai untuk meliput penghargaan VR juga membagikan pengalamannya, dengan mengatakan bahwa penerbangannya yang dijadwalkan pada 1 Maret dibatalkan, diikuti pembatalan lain untuk 3 Maret. Dengan bantuan Sankeshwar, akhirnya ia bisa memesan penerbangan SpiceJet untuk 6 Maret. “Keluarga saya menunggu saya, dan saya sangat tegang. Saya senang karena bisa sampai ke rumah dengan selamat,” katanya.

Upaya yang terkoordinasi memastikan semua penumpang kembali dengan selamat meski ketidakpastian yang disebabkan oleh konflik di wilayah tersebut.

Latar Belakang: Konflik Asia Barat yang Memanas

Pada 28 Februari, AS dan Israel melakukan serangan udara terkoordinasi di beberapa kota di Iran, menargetkan pusat komando militer, sistem pertahanan udara, lokasi peluncuran rudal, dan infrastruktur penting rezim. Serangan ini menyebabkan kematian Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Khamenei dan empat pejabat senior militer dan keamanan, dengan laporan ledakan besar di Teheran dan kota-kota besar lainnya.

Sebagai tanggapan, Iran membalas dengan meluncurkan rudal balistik dan drone ke aset-aset AS serta sekutu di seluruh wilayah, termasuk Israel, Bahrain, Kuwait, Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Yordania, sehingga konflik di Timur Tengah makin meluas dan meningkatkan risiko bagi warga sipil maupun ekspatriat. (ANI)

(Kecuali judul, kisah ini belum diedit oleh staf Asianet Newsable English dan diterbitkan dari siaran sindikasi.)

MENAFN06032026007385015968ID1110826014

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan