Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Penjahat Membakar 37 kuintal hasil panen cabai di Raichur, Petani kehilangan 700 juta rupiah
(MENAFN- AsiaNet News)
Dalam insiden yang menyayat hati yang dilaporkan dari distrik Raichur, pelaku tak dikenal diduga membakar tumpukan besar cabai hasil panen di lahan seorang petani, sehingga menyebabkan kerugian yang luas. Aksi mengejutkan yang diyakini disengaja ini telah membuat komunitas pertanian dalam kondisi tertekan dan memunculkan kekhawatiran tentang keamanan hasil pertanian di wilayah pedesaan.
Insiden Dilaporkan Di Desa Yadivala
Insiden tersebut terjadi pada Minggu malam di desa Yadivala, wilayah Manvi taluk. Petani yang terkena dampak, Maulappa Nayak, telah memanen lebih dari 37 kuintal cabai dari lahannya di Survey No. 20. Menurut laporan, para pelaku menuangkan bensin ke tumpukan tersebut sebelum membakarnya.
Tanaman Senilai ₹7 Lakh Musnah
Petani tersebut kini hancur lebur akibat kehilangan itu. Kebakaran dilaporkan mulai sekitar pukul 8 malam ketika area lahan tidak diawasi.
“Saya hendak membawa hasil panen ke pasar saat kejadian ini berlangsung,” kata Maulappa sambil terisak.
Ia telah menginvestasikan hampir ₹3 lakh untuk membudidayakan cabai di lahan seluas 2,5 hektar, termasuk biaya irigasi, dan mengharapkan keuntungan sekitar ₹7 lakh.
Respons Darurat Terlambat
Setelah insiden tersebut, tim polisi 112 tiba di lokasi bersama petugas pemadam kebakaran dan layanan darurat. Namun, pada saat mereka datang, seluruh stok sudah berubah menjadi abu, sehingga tidak ada yang bisa diselamatkan.
Tuntutan Agar MLA Meninjau
Warga mendesak MLA setempat Hampayya Nayak dan pihak administrasi taluk untuk mengunjungi lokasi, menilai kerusakan, serta memastikan kompensasi yang memadai bagi petani tersebut. Mereka juga menuntut tindakan hukum yang tegas terhadap pihak yang bertanggung jawab untuk mencegah kejadian seperti ini di masa depan.
Insiden Serupa Memunculkan Kekhawatiran
Warga menunjuk bahwa ini bukan kasus yang terisolasi. Insiden serupa sebelumnya dilaporkan terjadi di desa Jagir Pannur, di mana pelaku tak dikenal diduga membakar tumpukan jowar setelah menuangkan bensin. Meski polisi Manvi telah mendaftarkan perkara, para pelaku belum juga diidentifikasi. Warga percaya bahwa berulangnya tindakan seperti itu menunjukkan meningkatnya kurangnya rasa takut terhadap hukum di kalangan pelaku.
MENAFN31032026007385015968ID1110923062