Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Tiongkok, Pakistan Meluncurkan Upaya Mediasi untuk Memfasilitasi Dialog AS-Iran
(MENAFN) China telah menyatakan bahwa inisiatif “mediasi” terkoordinasinya dengan Pakistan dimaksudkan untuk membuka jalan bagi dialog antara Amerika Serikat dan Iran, ketika konflik Timur Tengah memasuki minggu kelima, menurut laporan pada hari Rabu.
Berbicara di Beijing, seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok подчеркed bahwa ketegangan yang sedang berlangsung di kawasan tersebut tetap menjadi perhatian utama bagi semua pihak, seraya memperingatkan bahwa ketidakstabilan yang berlanjut tidak melayani kepentingan pihak mana pun. “Situasi di Timur Tengah menjadi fokus semua pihak, situasi itu terus tegang (yang) tidak sejalan dengan kepentingan pihak mana pun,” katanya.
Dengan menyoroti upaya penjangkauan diplomatik yang terus berjalan, ia menambahkan bahwa upaya yang dipimpin oleh China, Pakistan, dan para pemangku kepentingan lainnya harus didukung secara luas. “Upaya mediasi yang dilakukan oleh China, Pakistan, dan pihak lainnya harus disambut oleh semua pihak dan kami (China) bersedia bekerja sama dengan Pakistan untuk menghindari gangguan, menghentikan pertempuran, dan membuka ruang bagi pembicaraan damai.”
Ia menekankan bahwa keterlibatan diplomatik secara segera adalah hal yang kritis. “Prioritas utama adalah memulai pembicaraan damai sedini mungkin,” tambahnya.
Sehari sebelumnya, China dan Pakistan secara bersama-sama memperkenalkan proposal lima poin yang bertujuan untuk meredakan ketegangan di Timur Tengah. Rencana tersebut menyerukan penghentian segera permusuhan, peluncuran perundingan yang cepat, perlindungan infrastruktur sipil, pengamanan rute maritim, serta kepatuhan pada prinsip-prinsip Piagam PBB.
Inisiatif itu menyusul diskusi tingkat tinggi di Beijing antara menteri luar negeri kedua negara. Sebagai bagian dari proposal tersebut, kedua belah pihak mendesak pemulihan akses yang aman dan tanpa gangguan bagi kapal sipil dan niaga, dengan menekankan perlunya membuka kembali koridor maritim penting tanpa penundaan.
Dorongan ini muncul ketika Iran terus menjalankan kendali atas Selat Hormuz, jalur vital untuk pengiriman energi ke Asia, dengan mengizinkan pelayaran hanya bagi kapal dari negara-negara yang dianggapnya “negara-negara yang bersahabat.”
Upaya diplomatik ini juga selaras dengan peran Pakistan dalam memfasilitasi komunikasi tidak langsung antara Washington dan Teheran dengan harapan mengakhiri konflik yang sedang berlangsung tersebut.
MENAFN01042026000045017640ID1110929440