Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Penasihat Poland Mengkritik AS karena Mengabaikan Sekutu Sebelum Serangan Iran
(MENAFN) Penasihat utama kebijakan luar negeri presiden Polandia mengkritik tajam Amerika Serikat pada Rabu karena tidak berkoordinasi dengan sekutu sebelum melakukan tindakan militer terhadap Iran.
“Sedikit saja rasa hormat akan mengharuskan konsultasi mengenai masalah-masalah ini di muka, bukan ketika masalah muncul,” kata Marcin Przydacz kepada laporan media.
Ia secara khusus merujuk pada serangan terbaru AS dan Israel terhadap Iran, dengan berargumen bahwa Washington seharusnya melibatkan mitra NATO terlebih dahulu, terutama jika kemudian berharap dukungan mereka.
Komentar-komentar ini menyoroti momen ketegangan yang tidak biasa antara presiden Polandia yang secara tradisional pro-Amerika dan pemerintahan AS. Przydacz menekankan bahwa Washington semestinya telah menunjukkan “sedikit saja rasa hormat” dengan memberi tahu sekutu lebih dulu, terutama mengingat ekspektasi berikutnya untuk dukungan NATO dalam melindungi jalur pelayaran dan membantu operasi AS di Timur Tengah.
Presiden Nawrocki telah lama diakui sebagai salah satu pendukung Eropa paling teguh dari pemerintahan AS, yang kerap menyebut Trump sebagai “sahabat sejati Polandia,” mendorong peningkatan pendanaan pertahanan Eropa, dan menegaskan Amerika Serikat sebagai mitra utama Polandia.
Namun, komentar-komentar ini juga mengungkap perbedaan yang kian besar antara kantor kepresidenan dan kabinet Perdana Menteri Donald Tusk terkait sikap Polandia terhadap konflik Iran yang terus meningkat.
Pada awalnya, Nawrocki mengadopsi nada yang lebih mendukung setelah serangan AS-Israel, dengan mencatat bahwa Polandia telah diberi tahu lebih dulu “berkat saluran yang kami jaga dengan sekutu dan mitra koalisi kami.” Ia kemudian membela hubungan kuat Polandia dengan Washington sambil memperingatkan bahwa Iran merupakan ancaman bagi tatanan global.
Sebaliknya, pemerintahan Tusk telah menunjukkan kehati-hatian yang lebih besar. Laporan menyebutkan bahwa Menteri Luar Negeri mempertanyakan apakah Iran merupakan ancaman langsung yang membenarkan tindakan militer AS, sementara Menteri Pertahanan memperingatkan bahwa konflik Timur Tengah yang berkepanjangan dapat mengganggu pengiriman senjata ke Ukraina dan menaikkan biaya energi, yang berpotensi menguntungkan Rusia.
MENAFN02042026000045017640ID1110933674