Belakangan ini saya melihat sebuah survei yang cukup menarik, tentang sumber dokumen pembelaan Gedung Putih terhadap perang di Timur Tengah.



Kejadiannya seperti ini. Pemerintah Trump untuk membebaskan diri dari tuduhan perang melawan Iran, merilis sebuah daftar yang mencantumkan serangan Iran terhadap warga AS, mengklaim ini sebagai langkah penting untuk “menghilangkan ancaman secara tuntas.” Tapi setelah diselidiki secara mendalam oleh jurnalis independen Stephen McIntyre, ditemukan bahwa dokumen Gedung Putih ini hampir seluruhnya merupakan salinan langsung dari sebuah dokumen yang dirilis oleh sebuah lembaga think tank Israel pada Juni tahun lalu. Kebetulan, waktu rilis dokumen Israel tersebut tepat sebelum AS melakukan serangan udara ke Iran.

Seberapa jauh perbandingan ini berbeda? Daftar Gedung Putih mencantumkan 44 insiden yang menyebabkan kematian 992 warga AS, tetapi sama sekali tidak menyertakan sumber informasi. Ketika dibandingkan satu per satu dengan daftar yang dirilis oleh FDD (Foundation for Defense of Democracies), keduanya hampir identik, hanya ada beberapa penyesuaian kecil—sepertinya untuk “meningkatkan tuduhan yang mungkin diajukan.”

Apa perubahan yang paling mencolok? Versi Gedung Putih sering kali menambahkan kata-kata seperti “didukung Iran” saat menyebut serangan terhadap Hamas atau Hizbullah, untuk menekankan keterlibatan langsung Iran. Tapi masalahnya adalah, sebagian besar serangan ini sebenarnya dilakukan oleh perwakilan atau proxy, bukan langsung oleh Iran.

Yang paling aneh adalah bagian tentang Irak. Daftar Gedung Putih menambahkan satu poin yang menyatakan sekitar 603 tentara Irak tewas akibat “kelompok milisi yang didukung Iran”—yang mencakup 60% dari total kematian yang tercantum dalam daftar tersebut. Tapi klaim ini tidak pernah dilaporkan oleh laporan Departemen Luar Negeri dan selalu dipertanyakan oleh para ahli. Sebaliknya, versi FDD hanya memiliki satu entri yang mencoba menghubungkan para pembajak 9/11 dengan Iran, dan entri itu malah dihapus oleh Gedung Putih.

Lebih lucu lagi, seluruh daftar ini hanya satu orang yang kematiannya secara langsung dikaitkan dengan Iran sendiri, sisanya melalui proxy. Dan beberapa kematian yang tercantum bahkan tidak pernah secara resmi dikaitkan dengan serangan apa pun.

Jadi, intinya, Gedung Putih berusaha menggunakan dokumen ini untuk memberikan dasar fakta yang kuat untuk perang, tetapi kenyataannya dokumen ini bukan berasal dari penilaian intelijen apa pun, melainkan langsung dari aset Israel. Inilah sebabnya mengapa penjelasan tentang alasan perang antara Israel dan Iran sering terasa tidak cocok—karena dasar awalnya sendiri adalah dokumen yang telah “diedit ulang.”
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan