Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Penggunaan Data Rata-rata Bulanan di India Menembus 31 GB Pada 2025, Tumbuh Dengan CAGR 18 Persen
(MENAFN- IANS) New Delhi, 31 Maret (IANS) Selera India terhadap data seluler terus meningkat, dengan rata-rata konsumsi per pengguna per bulan menembus 31 GB pada 2025 – menandai laju pertumbuhan tahunan majemuk (compound annual growth rate/CAGR) sebesar 18 persen selama lima tahun terakhir, menurut laporan baru yang dirilis pada Selasa.
Edisi terbaru dari Mobile Broadband Index yang dikeluarkan oleh Nokia menyoroti bagaimana adopsi 5G yang meningkat dan penggunaan aplikasi yang sarat data yang terus bertambah mendorong pertumbuhan ini di seluruh negeri.
Laporan tersebut mencatat bahwa masyarakat India mengonsumsi lebih banyak data dibanding sebelumnya, didorong oleh layanan seperti streaming video 4K, cloud gaming, dan aplikasi berbasis AI.
Total lalu lintas data seluler di India melampaui 27 eksabita per bulan pada 2025. Dari jumlah tersebut, 5G saja berkontribusi hampir 47 persen, dengan lalu lintasnya tumbuh 70 persen year-on-year untuk mencapai 12,9 eksabita per bulan.
Laporan itu menunjukkan bahwa kota-kota metropolitan terus memimpin dalam adopsi 5G, di mana teknologi tersebut kini menyumbang 58 persen dari total lalu lintas data seluler.
Pada saat yang sama, pertumbuhan menyebar dengan cepat ke lingkaran yang lebih kecil, yang menunjukkan bahwa 5G kini tidak lagi terbatas pada kantong perkotaan, tetapi menjadi fenomena nasional.
Ekosistem perangkat India juga memainkan peran penting dalam pergeseran ini. Jumlah perangkat 4G aktif berada pada 892 juta pada 2025, di antaranya lebih dari 383 juta perangkat sudah mendukung 5G.
Selain itu, lebih dari 90 persen smartphone yang dikirim selama tahun tersebut mendukung 5G, sehingga transisi bagi pengguna menjadi lebih mulus.
Laporan tersebut juga menegaskan peran yang kian meningkat dari kecerdasan buatan dalam membentuk kebutuhan jaringan di masa depan.
Seiring aplikasi berbasis AI dan pengalaman digital yang imersif menjadi semakin umum, jaringan telekomunikasi perlu berkembang untuk menangani beban data yang lebih tinggi, latensi yang lebih rendah, dan kebutuhan komputasi yang lebih kompleks.
Ke depan, laporan tersebut memproyeksikan bahwa basis pelanggan 5G India bisa menembus 1 miliar pada 2031.
MENAFN31032026000231011071ID1110922333