Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Suara India Memiliki Bobot dan Kredibilitas yang Signifikan di Asia Barat: Duta Besar UEA
(MENAFN- IANS) New Delhi, 31 Maret (IANS) Abdulnasser Alshaali, Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk India, memuji peran New Delhi dalam krisis West Asia yang sedang berlangsung, dengan menekankan bahwa keterlibatan regional India yang mendalam dan tradisi diplomatiknya yang konstruktif memberikan bobot yang cukup besar pada suaranya.
Sang Duta Besar mencatat bahwa percakapan telepon Perdana Menteri Narendra Modi dengan Presiden UEA Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan dipandang sebagai isyarat solidaritas dan mencerminkan kedekatan yang telah dibangun kedua pemimpin tersebut selama lebih dari satu dekade.
Berbicara secara eksklusif kepada IANS, Alshaali mengatakan, "Peran India dalam krisis ini sudah sangat diapresiasi. Perdana Menteri Narendra Modi adalah salah satu dari pemimpin dunia pertama yang menelepon Yang Mulia Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan, presiden UEA, setelah serangan dimulai. Panggilan itu diterima sebagai tindakan persaudaraan dan cerminan ikatan pribadi antara dua pemimpin yang telah membangun kemitraan ini bersama selama lebih dari satu dekade.
“India kemudian mencantumkan namanya pada Resolusi Dewan Keamanan PBB 2817, dengan menjadi ko-pendukung naskah tersebut bersama 135 negara. Resolusi itu menyampaikan pesan kuat bahwa komunitas internasional tidak akan mentoleransi serangan terhadap kedaulatan negara atau penargetan yang disengaja terhadap warga sipil dan infrastruktur kritis. India adalah kekuatan besar dengan hubungan yang mendalam di seluruh kawasan West Asia, dan suaranya memiliki bobot melalui kredibilitas tradisi diplomatiknya yang kuat dan konstruktif,” tambahnya.
Ketika ditanya bagaimana ia memandang meningkatnya ketegangan di Teluk di tengah perang Iran-Israel, Alshaali mengatakan bahwa, sejak 28 Februari, Iran telah menempatkan UEA dan tetangganya dalam kampanye berkelanjutan berupa “agresi teroris”.
Per 29 Maret, ia mengungkapkan, 414 rudal balistik, 15 rudal jelajah, dan 1.914 drone telah menargetkan UEA—lebih banyak daripada semua negara lain yang digabungkan.
“Yang sangat mengkhawatirkan adalah bahwa serangan-serangan ini tidak ditujukan kepada negara-negara yang terlibat konflik dengan Iran, melainkan kepada tetangganya, termasuk negara-negara yang secara konsisten telah berupaya menghindari eskalasi,” katanya kepada IANS.
Menanggapi pertanyaan lain apakah UEA akan membalas jika serangan Iran berlanjut, utusan itu mengatakan bahwa negara tersebut telah menjalankan “pengekangan yang disengaja, terukur, dan strategis” sepanjang krisis.
Ia menambahkan bahwa UEA tetap memiliki hak penuh dan sah berdasarkan Piagam PBB untuk mencegah agresi dan membela kedaulatannya serta akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk menjaga wilayahnya sambil memastikan keselamatan warga negara dan penduduknya.
“Iran telah dengan sengaja meluncurkan rudal dan drone menuju infrastruktur sipil, termasuk bangunan perumahan, bandara, dan fasilitas sipil lainnya. Serangan-serangan ini telah menyebabkan hilangnya nyawa dan luka-luka, yang sama sekali tidak dapat diterima dan melanggar hukum. Pada saat yang sama, Angkatan Bersenjata UEA telah menunjukkan kesiapsiagaan operasional yang luar biasa, berhasil mempertahankan wilayah udara dan wilayah negara itu dengan profesionalisme dan ketepatan,” kata Alshaali.
Ia menekankan bahwa meskipun terjadi “agresi yang terang-terangan”, situasi di UEA tetap stabil dan terkendali, dengan lembaga-lembaga nasional beroperasi pada tingkat kesiapsiagaan tertinggi, sektor-sektor kritis berfungsi tanpa gangguan, dan kehidupan sehari-hari berjalan seperti biasa.
Utusan UEA itu juga menegaskan bahwa keselamatan warga negara, penduduk, dan pengunjung tetap menjadi prioritas utama UEA yang tidak dapat dikompromikan.
“Pada saat yang sama, pendekatan kami adalah, dan selalu, mengarah pada diplomasi. Namun, diplomasi membutuhkan timbal balik. Iran tidak bisa meluncurkan rudal ke ladang gas dan minyak serta infrastruktur sipil sambil secara bersamaan mengklaim ingin mencari perdamaian. Kedaulatan UEA, integritas wilayahnya, dan keselamatan setiap orang di tanah kami adalah hal yang tidak dapat ditawar,” ujar Alshaali.
MENAFN31032026000231011071ID1110922933