Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Startup Fintech Cushion Tutup Setelah Delapan Tahun di Tengah Perubahan Industri
Perjalanan dan Layanan Cushion
Didirikan pada 2016, Cushion mengembangkan sebuah aplikasi yang dirancang untuk membantu pengguna menegosiasikan biaya bank dan kartu kredit, sehingga mendapatkan pengembalian dana atas nama mereka. Perusahaan kemudian memperluas layanannya untuk mencakup manajemen pinjaman BNPL, memproses lebih dari $300 juta dalam pinjaman tersebut. Meskipun inovasi ini, Cushion kesulitan mencapai skala yang diperlukan untuk keberlangsungan jangka panjang.
Pengumuman Penutupan
Pendiri dan CEO Paul Kesserwani mengumumkan dalam sebuah unggahan di LinkedIn bahwa perusahaan akan menutup pada akhir 2024. “Terlepas dari menghadirkan beberapa produk fintech baru ke pasar, kami tidak mencapai skala yang dibutuhkan untuk mempertahankan bisnis,” katanya. Cushion telah mengumpulkan lebih dari $21 juta dari para investor, termasuk Afore Capital dan Flourish Ventures, namun pada akhirnya gagal mempertahankan pertumbuhan yang berkelanjutan.
Dukungan Finansial dan Pencapaian
Cushion mengklaim telah mengamankan $15 juta dalam pengembalian dana biaya bank untuk para penggunanya dan telah menggaet lebih dari satu juta konsumen, dengan lebih dari 200,000 menjadi pelanggan yang membayar.
Temukan berita dan acara fintech teratas!
Berlangganan buletin FinTech Weekly
Putaran pendanaan terakhir yang diumumkan secara publik pada tahun 2022 mengumpulkan $12 juta, sehingga valuasinya mencapai $82.4 juta. Meskipun perusahaan membuat kemajuan dalam mengotomatisasi negosiasi biaya bank dan pelacakan BNPL, kinerja keuangannya tidak cukup untuk menjaga operasional tetap berjalan.
Tantangan di Sektor Fintech
Penutupan Cushion adalah bagian dari tren yang lebih besar di industri fintech. Pada 2024, penutupan startup melonjak, dengan 966 perusahaan fintech menghentikan operasi, meningkat 25.6% dibanding tahun sebelumnya. Persaingan yang meningkat, tantangan regulasi, dan kesulitan mencapai skalabilitas telah membuat lebih sulit bagi perusahaan untuk bertahan.
Banyak startup kesulitan mencapai profitabilitas saat kondisi pendanaan semakin ketat dan para investor modal ventura menjadi lebih berhati-hati dalam berinvestasi pada perusahaan teknologi finansial.
Tren yang Berlawanan: Kegemaran IPO Fintech
Terlepas dari tantangan ini, beberapa perusahaan fintech sedang bersiap untuk penawaran publik. Klarna, penyedia BNPL asal Swedia, dijadwalkan melantai di publik di AS pada April 2025, dengan valuasi yang diperkirakan berada di antara $15 miliar dan $20 miliar. Demikian pula, Chime Financial, perusahaan yang dikenal dengan layanan perbankan dan keuangan pribadi, sedang mempersiapkan diri untuk IPO.
Perkembangan ini menyoroti volatilitas industri, di mana sebagian perusahaan kesulitan sementara yang lain berkembang. Perusahaan dengan model bisnis yang kuat dan jalur profitabilitas yang jelas terus menarik minat investor, bahkan saat yang lain gagal untuk meningkatkan skala.
Implikasi Industri
Pertumbuhan pesat sektor fintech telah menarik pengawasan yang lebih ketat dari para regulator. Badan Asuransi Simpanan Federal AS (FDIC) telah mengusulkan persyaratan pencatatan yang lebih ketat bagi bank yang bekerja sama dengan perusahaan fintech untuk memastikan perlindungan konsumen.
Saat regulasi semakin ketat, perusahaan harus menyesuaikan diri dengan langkah-langkah kepatuhan baru, sehingga makin mempersulit jalan menuju kesuksesan bagi pemain yang lebih kecil.
Kesimpulan
Kisah Cushion mencerminkan janji sekaligus tantangan fintech. Sementara beberapa perusahaan keluar dari pasar, yang lain sedang bersiap untuk panggung publik. Industri ini tetap menjadi lingkungan berisiko tinggi, di mana hanya perusahaan yang paling skalabel dan paling tepat posisinya yang dapat mengamankan kesuksesan jangka panjang.