Gempa berkekuatan 7.4 magnitudo mengguncang lepas pantai Indonesia, menewaskan satu orang

Gempa bumi berkekuatan 7,4 mengguncang wilayah lepas Indonesia, menewaskan satu orang

10 menit lalu

BagikanSimpan

Tambahkan sebagai preferensi di Google

Astudestra Ajengrastri,Jakarta,

Abd Rahman Muchtar,Manadoand

Kelly Ng

Reuters

Meski kawasan ini mengalami aktivitas seismik yang tinggi, sebagian orang mengatakan ini adalah salah satu gempa terkuat yang pernah mereka alami dalam beberapa tahun terakhir

Gempa berkekuatan 7,4 magnitudo melanda Laut Maluku di lepas Pulau Ternate, Indonesia, pada Kamis dini hari, menewaskan setidaknya satu orang.

Gempa yang terjadi pada pukul 06:48 waktu setempat (22:48 GMT) dengan kedalaman 35 km itu memicu peringatan tsunami yang kemudian dicabut.

Seorang perempuan berusia 70 tahun di Sulawesi Utara meninggal setelah tertimpa reruntuhan bangunan, dan satu orang lainnya patah kakinya setelah melompat dari sebuah gedung, demikian laporan kantor berita nasional Indonesia Antara.

Meskipun wilayah tersebut mengalami aktivitas seismik yang tinggi, beberapa warga mengatakan kepada BBC bahwa ini adalah salah satu gempa terkuat yang mereka rasakan setidaknya dalam enam tahun terakhir.

Pusat Peringatan Tsunami Pasifik yang berbasis di Hawaii awalnya memperingatkan bahwa gelombang tsunami kurang dari 0,3 m (1 ft) “mungkin terjadi” di sepanjang pesisir Guam, Jepang, Malaysia, Papua Nugini, Filipina, dan Taiwan. Peringatan tsunami dicabut setelah dua jam.

Jurnalis Isvara Safitri, yang tinggal di Manado bagian tengah, mengingat bagaimana furnitur di kamarnya bergetar selama beberapa detik.

“Itu benar-benar kuat… Bahkan kepala saya terasa pusing,” kata Safitri kepada BBC Indonesian.

Bahkan jalan di luar rumah pun ikut bergetar, katanya, seraya menambahkan bahwa gempa itu “terasa seperti yang terkuat” yang pernah ia rasakan selama enam tahun terakhir.

Yayuk Oktiani, yang tinggal di Bitung, sebuah kota di pesisir timur laut Sulawesi, mengatakan bahwa ia sering mengalami getaran, “tapi tidak pernah sekuat yang ini”.

Oktiani berada di pasar ketika “segalanya mulai bergetar”. Beberapa toko mengalami pemadaman listrik dan ketika getaran semakin kuat, orang-orang berlari, katanya kepada BBC.

Ia langsung menuju sekolah anaknya, yang terletak “sangat dekat” dengan laut.

“Saat itu kacau… Para guru segera memberi tahu orang tua untuk membawa anak-anak pulang, meski mereka baru saja tiba,” katanya kepada BBC.

Di Ternate, warga Budi Nurgianto mengatakan dinding-dinding di rumahnya bergetar selama waktu yang terasa lebih dari satu menit. Ia bergegas keluar, ke tengah suasana panik.

“Di luar ada banyak orang… Bahkan saya melihat beberapa orang meninggalkan rumah mereka tanpa menyelesaikan mandi,” kata dia kepada kantor berita AFP.

Manado dan Bitung berada di Pulau Sulawesi, sementara Ternate adalah pulau vulkanik di provinsi Maluku Utara.

Abd Rahman Muchtar

Sebagian Rumah Sakit Siloam mengalami kerusakan parah

Titik pusat gempa berada kira-kira di tengah antara Manado dan Ternate.

Sedikitnya dua kali gempa susulan, dengan magnitudo 5,5 dan 5,2, mengikuti gempa utama, dengan pihak berwenang memperingatkan akan ada lagi.

Badan geologi nasional melaporkan “kerusakan pada bangunan dan korban luka” sekitar satu jam setelah gempa awal, namun tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Rekaman dari tim pencarian dan penyelamatan di Manado menunjukkan warga dan pejabat berjalan melewati reruntuhan di sebuah kompleks olahraga, sementara ada yang berteriak “ya ampun”.

Bagian-bagian besar furnitur dilemparkan ke tanah, sementara beberapa struktur logam berubah bentuk.

Seorang pasien di Rumah Sakit Siloam di Manado mengingat upaya panik untuk mengevakuasi staf dan pasien.

"Kami duduk di sana sambil minum teh… [Awalnya] kami tidak menyadari itu gempa. Lalu kami mendengar seorang anak berteriak, ‘Turun, cepat-cepat,’ " kata Admini, 69.

Perawat dan dokter dengan cepat menyiapkan area perawatan darurat, di luar ruangan dan di dalam kendaraan.

“Semua orang berkerumun bersama di luar,” kata Admini. “Sebagian ada di kursi roda, yang lain saling membantu.”

Laporan tambahan oleh Heyder Affan di Jakarta

Asia

Indonesia

Gempa bumi

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan