Grayscale Mengatakan Siklus 4 Tahun Bitcoin Sedang Memudar: Inilah Penyebabnya

  • Iklan -

Laporan pasar terbaru Grayscale menunjukkan bahwa Bitcoin mungkin sedang memasuki era struktural baru, yaitu masa ketika irama kenaikan dan penurunan yang familiar setiap 4 tahun tidak lagi menentukan perilaku harga.

Alih-alih puncak-puncak yang berbentuk parabola diikuti reset yang dalam, perusahaan tersebut berpendapat bahwa pasar yang lebih matang dan digerakkan oleh ETF sedang membentuk ulang arah jangka panjang Bitcoin.

Siklus yang Kehilangan Pengaruhnya

Menurut Grayscale, beberapa faktor besar melemahkan pola tradisional yang berpusat pada halving. Pertama adalah tidak adanya lonjakan berlebihan (parabolic overshoot) yang klasik. Siklus-siklus sebelumnya menyertakan reli vertikal yang curam menuju puncak-puncak penuh euforia, lalu diikuti koreksi yang brutal. Lingkungan saat ini tidak menunjukkan perilaku seperti itu. Sebaliknya, Bitcoin terus naik dengan kecepatan yang lebih stabil dan terkontrol, yang mencerminkan basis investor yang lebih luas dan penemuan harga yang lebih efisien.

Faktor kedua adalah meningkatnya produk yang diperdagangkan di bursa dan perusahaan treasury aset digital (DAT). Wahana ini menciptakan arus masuk yang berkelanjutan dan menyesuaikan dinamika penawaran–permintaan yang secara historis mendorong lonjakan agresif setelah halving. Grayscale mencatat bahwa partisipasi ETF memampatkan volatilitas dan menstabilkan tren jangka panjang, sehingga mendorong Bitcoin menuju proses “grind” selama beberapa tahun, bukan ledakan tajam.

Pilar ketiga dari argumen mereka adalah latar belakang makro. Dengan adopsi institusional yang makin cepat dan Bitcoin yang kian berperilaku sebagai proksi likuiditas global, aset ini memperoleh dorongan struktural yang tidak selaras dengan ritme reset empat tahunan yang sederhana.

                Lima Belas Tahun Kemudian: Mengingat Penampilan Publik Terakhir Satoshi Nakamoto

Yang Ditunjukkan oleh Grafik

Grafik yang disertakan dalam laporan menyoroti kontras tajam antara periode eksponensial di masa lalu dan kemiringan yang lebih terukur pada siklus saat ini. Di era sebelumnya, lintasan harga melengkung secara dramatis ke atas mendekati puncak siklus, membentuk lengkungan parabola yang jelas. Siklus saat ini, yang ditampilkan dalam skala log, mengikuti saluran yang meningkat, bukan ekspansi vertikal cepat seperti yang ditandai oleh lari-lari sebelumnya.

Ketiadaan kelengkungan ke atas yang ekstrem ini menjadi inti dari tesis Grayscale: profil volatilitas Bitcoin sedang menjadi lebih datar, dan pasar mungkin sudah beralih menuju fase pertumbuhan berikutnya, bukan bersiap menghadapi keruntuhan atau lonjakan besar (blow-off top) yang meledak.

Jalan ke Depan

Grayscale memproyeksikan bahwa Bitcoin berada pada posisi untuk mencapai rekor tertinggi baru pada 2026, dengan menekankan bahwa pendorong fundamental lebih kuat dan lebih beragam dibanding pada siklus-siklus sebelumnya. Dengan modal institusional masuk melalui jalur yang teregulasi dan adopsi Bitcoin yang mencapai lebih jauh ke dalam keuangan tradisional, laporan tersebut mengharapkan aset ini mengikuti tren yang bullish secara struktural, bukan pola yang bergantung pada halving.

Kesimpulannya jelas: lanskap pasar yang dulu menentukan ritme Bitcoin kini tidak lagi sama. Jika Grayscale benar, para investor mungkin perlu menyesuaikan ekspektasi mereka, karena bab berikutnya dari Bitcoin mungkin tidak akan terlihat seperti apa pun dari siklus dekade terakhir.

BTC-3,13%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan