Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Majelis Umum PBB Mendukung Hak Palestina untuk Penentuan Nasib Sendiri
(MENAFN) Pada hari Senin, Majelis Umum PBB secara tegas mengesahkan rancangan resolusi yang menegaskan kembali hak rakyat Palestina atas penentuan nasib sendiri, yang secara eksplisit mencakup pembentukan Negara Palestina yang merdeka.
Usulan tersebut mendapat persetujuan dari mayoritas besar sebanyak 164 negara anggota, sementara delapan negara menentangnya: Israel, AS, Mikronesia, Argentina, Paraguay, Papua Nugini, Palau, dan Nauru.
Sementara itu, sembilan negara memilih untuk abstain dari pemungutan suara, termasuk Ekuador, Togo, Tonga, Panama, Fiji, Kamerun, Kepulauan Marshall, Samoa, dan Sudan Selatan.
Disampaikan dalam agenda mengenai hak bangsa-bangsa untuk menentukan nasib sendiri, resolusi tersebut mengulang posisi PBB yang sudah lama berdiri yang menegaskan hak warga Palestina untuk secara bebas menentukan status politik mereka dan mendorong kemajuan pembangunan ekonomi, sosial, dan budaya mereka.
Teks tersebut merujuk pada resolusi-resolusi PBB yang relevan dan kerangka hukum internasional, termasuk Piagam PBB dan perjanjian-perjanjian tentang hak asasi manusia internasional, dengan menekankan bahwa penentuan nasib sendiri adalah prinsip inti hukum internasional.
Selain itu, resolusi tersebut menyerukan kepada semua negara, badan-badan khusus PBB, dan entitas-entitas dalam sistem PBB untuk mempertahankan dukungan dan bantuan bagi rakyat Palestina guna memfasilitasi terwujudnya hak ini secara segera.
MENAFN16122025000045017167ID1110485841