Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Penjelasan Tarif: 5 Cara Mereka Mempengaruhi Konsumen dan Investor Amerika
Hampir setahun telah berlalu sejak kata tariff beranjak dari halaman belakang buku teks ekonomi menuju sorotan utama dalam hiruk-pikuk media, dan sebagian besar orang masih belum memahami cara kerja tarif. Meskipun tarif sering digambarkan sebagai pajak bagi negara asing, kenyataannya lebih bernuansa—dan lebih langsung—bagi konsumen serta investor di AS.
Untuk merencanakan secara efektif, kita perlu melampaui retorika dan melihat mekanisme sebenarnya tentang bagaimana tarif bekerja. Berikut adalah dasar-dasarnya dan lima cara tarif memengaruhi rata-rata orang Amerika.
Dasar-Dasar Tarif
Bertentangan dengan kepercayaan populer, tarif bukanlah tagihan yang dikirim ke pemerintah asing. Perusahaan AS yang mengimpor barang dari luar menulis sebuah “cek” kepada pemerintah AS di pelabuhan masuk di AS.
Karena perusahaan itu kini memiliki biaya yang lebih tinggi, ia punya tiga pilihan: menyerap biaya (menurunkan labanya), memangkas pengeluaran (menurunkan upah/PHK), atau menaikkan harga bagi konsumen.
Tarif memengaruhi orang Amerika dalam lima cara utama:
Dampak paling segera terasa di kasir. Jika tarif 25% diterapkan pada aluminium impor, biaya dari semua yang dibuat dari aluminium—dari kaleng soda hingga truk—meningkat.
Oleh karena itu, untuk banyak barang kebutuhan rumah tangga, tarif berfungsi sebagai “pajak konsumsi.” Meski eksportir asing mungkin menurunkan harganya sedikit agar tetap kompetitif, sebagian besar beban pajak biasanya diteruskan kepada pembeli di Amerika.
Banyak produsen AS merakit produk menggunakan komponen global. Tarif atas “barang antara” (seperti komponen teknologi khusus atau balok baja) membuat produk buatan Amerika lebih mahal untuk diproduksi.
Hal ini dapat membuat ekspor AS kurang kompetitif secara global, karena biaya untuk membangun produk “Made in the USA” meningkat dibandingkan para pesaing di negara yang tidak mengenakan tarif seperti itu.
Tarif tidak hanya menaikkan harga barang impor; tarif sering kali juga memungkinkan produsen domestik menaikkan harga mereka sendiri.
Begini cara kerjanya: Jika mesin cuci impor naik dari $500 menjadi $650 akibat tarif, maka produsen domestik yang menjual produknya seharga $520 sekarang punya ruang untuk menaikkan harganya menjadi $600. Produk itu tetap menjadi opsi yang lebih murah sambil tetap meraup keuntungan lebih besar. Konsumen tetap dirugikan dalam kedua skenario.
Bisnis berkembang dengan prediktabilitas. Perubahan tarif yang sering menimbulkan ketidakpastian, membuat perusahaan ragu untuk menandatangani kontrak jangka panjang atau berinvestasi pada fasilitas baru.
Ketidakpastian ini bisa menyebabkan meningkatnya volatilitas pasar. Perusahaan di sektor seperti ritel, teknologi, dan manufaktur sering melihat harga saham mereka berfluktuasi liar berdasarkan kabar terbaru terkait perdagangan.
Tarif jarang terjadi dalam ruang hampa. Ketika AS menerapkan tarif pada mitra dagangnya, mitra tersebut sering merespons dengan menerapkan “tarif balasan” pada ekspor Amerika—paling umum pada produk pertanian.
Dampaknya langsung menghantam wilayah inti Amerika. Jika sebuah negara asing berhenti membeli kedelai atau bourbon Amerika sebagai respons terhadap tarif AS pada produknya, sektor pertanian AS menghadapi krisis pendapatan yang segera, yang sering kali memerlukan subsidi pemerintah (biaya lain bagi pembayar pajak).
Ringkasan untuk Investor
Tarif adalah instrumen tumpul di dunia yang membutuhkan ketepatan seperti operasi bedah. Meski tarif bisa digunakan untuk melindungi industri domestik tertentu atau sebagai alat untuk keamanan nasional, tarif hampir tidak pernah “gratis.” Tarif mencerminkan pergeseran kekayaan—sering kali dari kantong konsumen umum menuju produsen domestik atau kas negara federal.
Saat kita menghadapi lingkungan global yang lebih proteksionis, kunci bagi investor adalah mengidentifikasi perusahaan dengan “pricing power”—yaitu perusahaan yang dapat meneruskan biaya-biaya ini tanpa kehilangan basis pelanggan—dan mempertahankan portofolio yang terdiferensiasi agar mampu menahan volatilitas yang tak terhindarkan akibat negosiasi perdagangan.