Sikap Amerika terhadap ekonomi AS mendekati titik terendah

Persepsi orang Amerika terhadap ekonomi AS secara bertahap membaik selama tiga bulan terakhir. Perang Iran kini mendorongnya ke level terendah mendekati sepanjang masa karena lonjakan harga gas dan volatilitas di pasar keuangan, menurut salah satu indikator ekonomi yang paling banyak dipantau.

Pada Jumat, University of Michigan merilis laporan bulanannya yang menunjukkan penurunan enam persen pada sentimen konsumen terhadap ekonomi dibanding Februari.

Konten Terkait

United States Postal Service to add 8% fuel surcharge on packages

United States Postal Service to add 8% fuel surcharge on packages

Wabah perang lain di Timur Tengah pada akhir bulan lalu memicu kegalauan baru tentang kondisi ekonomi di kalangan konsumen di setiap tingkat pendapatan, tanpa memandang usia dan afiliasi politik mereka.

“Konsumen dengan pendapatan menengah dan lebih tinggi serta kekayaan dalam bentuk saham, yang terbentur oleh lonjakan harga gas dan pasar keuangan yang bergejolak di tengah konflik Iran, menunjukkan penurunan sentimen yang khususnya besar,” kata Joanne Hsu, direktur survei, dalam sebuah pernyataan yang menyertai laporan tersebut.

Penurunan terbaru dalam sentimen konsumen dapat mempersulit kemampuan Gedung Putih untuk meningkatkan posisi politiknya di antara para pemilih menjelang pemilihan sela November. Sebuah jajak pendapat Reuters/Ipsos yang dirilis pada Selasa menunjukkan hanya 29% pemilih yang mendukung penanganan Presiden Donald Trump terhadap ekonomi, rating terendah dalam dua masa jabatannya.

Gedung Putih mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kampanye militer AS melawan Iran sedang membuat “kemajuan yang luar biasa”.

“Kami telah menjelaskan bahwa akan ada gangguan sementara akibat Operation Epic Fury,” kata juru bicara Gedung Putih Kush Desai. “Pemerintahan Trump tetap fokus di sini pada lini depan domestik untuk menjalankan agenda ekonomi Presiden Trump yang telah terbukti, yakni deregulasi, pemotongan pajak, dan kelimpahan energi.”

Perang Iran memengaruhi harga gas

Heather Long, ekonom utama di Navy Federal Credit Union, mencatat bahwa tiga dari pembacaan sentimen konsumen terendah yang tercatat terjadi dalam sembilan bulan terakhir pada masa jabatan kedua Trump. Yang pertama adalah ketika Trump memulai tarif “Liberation Day”-nya pada April 2025 yang memicu kekacauan di pasar, diikuti pada November dengan penghentian pemerintahan terlama dalam sejarah AS.

Kini, Perang Iran berkontribusi pada memburuknya sikap publik terhadap ekonomi AS, katanya.

“Orang Amerika kesulitan menavigasi semua ketidakpastian ini, bersama dengan kenaikan harga dan pasar kerja yang membeku. Bahkan konsumen yang lebih kaya pun kali ini menjadi semakin pesimistis,” kata Long dalam unggahan media sosial.

Harga gas telah melonjak hingga rata-rata nasional mendekati $4 per galon pada Jumat, menurut AAA, yang mencerminkan lonjakan harga minyak dari Iran yang menutup Selat Hormuz, jalur pelayaran utama. Sebulan lalu, rata-rata itu berada di $2.98. Permintaan minyak bersifat inelastis, artinya lonjakan besar harga ke atas tidak mengurangi keinginan untuk konsumsi.

Dampak keseluruhan Perang Iran terhadap ekonomi AS akan bergantung pada tingkat keparahan dan lamanya konflik tersebut. Sebagai eksportir minyak bersih, AS lebih terlindungi dari guncangan energi dibanding negara lain di Eropa dan Asia. Pembuat kebijakan Federal Reserve juga tidak menyesuaikan proyeksi ekonomi mereka setelah pertemuan dua hari mereka pekan lalu, yang pertama sejak perang dimulai.

📬 Daftar untuk Daily Brief

Briefing gratis, cepat, dan menyenangkan kami tentang ekonomi global, dikirim setiap pagi hari kerja.

Daftar saya

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan