Amerika Serikat Siap Mencapai Tujuan Iran
Siap Menjaga Selat Hormuz

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

(MENAFN) Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyatakan pada hari Senin bahwa Washington sedang membuat kemajuan pesat menuju tujuan militer di Iran, yang menunjukkan bahwa hal itu dapat dicapai “dalam hitungan minggu.” Ia juga mencatat bahwa Presiden Donald Trump memiliki “sejumlah opsi yang tersedia” untuk menghadang setiap upaya Iran mengendalikan Selat Hormuz.

Dalam pernyataannya saat wawancara, Rubio menjelaskan bahwa upaya AS berfokus pada pembongkaran elemen-elemen kunci dari kemampuan militer Iran, termasuk angkatan udaranya, pasukan angkatan lautnya, serta fasilitas produksi senjatanya, sekaligus secara signifikan mengurangi persediaan rudal. “Semua tujuan itu sedang dipenuhi, sesuai jadwal atau lebih cepat dari jadwal, dan seharusnya dapat dicapai dalam hitungan minggu,” katanya.

Menanggapi kekhawatiran atas jalur air strategis tersebut, Rubio menekankan bahwa Washington siap untuk bertindak jika Iran berupaya mengklaim otoritas atas jalur itu atau memperkenalkan sistem pungutan tol. “Presiden memiliki sejumlah opsi yang tersedia baginya jika ia memilih untuk mencegah agar hal itu terjadi. … Tentu saja, saya tidak akan membahas apa opsi-opsi itu, dan kita tidak akan membahas taktik militer,” tambahnya.

Komentar tersebut muncul di tengah kampanye militer yang sedang berlangsung yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran sejak 28 Feb., yang dilaporkan telah menyebabkan lebih dari 1.340 korban jiwa.

Sebagai respons, Iran telah melancarkan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, serta Yordania, Irak, dan beberapa negara bagian di kawasan Teluk yang menjadi tuan rumah instalasi militer AS. Aksi balasan ini telah menyebabkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta gangguan luas terhadap pasar global dan penerbangan.

Konflik ini juga telah berdampak pada pasukan AS, dengan setidaknya 13 personel layanan yang dilaporkan tewas sejak pertempuran dimulai. Sementara itu, pasar energi telah terkena dampak, dan aktivitas pengiriman melalui Selat Hormuz—rute vital untuk pengangkutan minyak global—menghadapi tekanan yang semakin meningkat.

MENAFN31032026000045017640ID1110922462

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan